Analis Politik Amati Dampak Buruk Akibat Pemerintahan Jokowi

Jokowi PSI
(Instagram/PSI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pengamat Sosial Politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun berpandangan, selama satu dekade masa pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), telah terjadi kerusakan yang bersifat menyeluruh dalam sistem pemerintahan.

Ia menilai, dampak dari kerusakan tersebut memicu berbagai polemik di tengah publik.

“Saya simpulkan di kesimpulan awal, bahwa kerusakan yang terjadi selama 10 tahun itu, itu kerusakan sistemik,” ujar Ubedilah dalam tayangan yang disiarkan iNews, dikutip Kamis (11/09/2025).

Ia menuturkan, dampak dari kerusakan itu, timbul ketidakpercayaan publik terhadap pemerintahan. Bahkan, menurutnya, dunia internasional pun meragukan kredibilitas pemerintahan di era Jokowi.

“Banyak riset yang menunjukan bahwa ini faktor tidak sehat ekonomi kita. terjadi publik distrust terhadap negara. Bahkan dunia internasional tidak percaya dengan pemerintahan Pak Jokowi,” ungkapnya.

Ubedilah juga memaparkan sejumlah indikator yang, menurutnya, memperkuat dugaan adanya kerusakan sistemik. Salah satunya adalah proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menurut klaim awal tidak akan membebani APBN. Namun realitanya, 60 persen dari pendanaannya justru berasal dari anggaran negara.

“Indikatornya investasi stagnan, bahkan IKN dikatakan tidak akan mengganggu APBN, tidak pakai APBN karena investasi masuk. Apa yang terjadi? Justru pertama permohonan IKN itu 60 persen lebih itu dari APB, karena ngga ada investasi, mereka cabut,” jelasnya.

BACA JUGA:

Reshuffle Kabinet Ala Prabowo, Ini Bedanya dengan Jokowi

Indikator lain yang disoroti adalah kegagalan janji pemerintah menciptakan lapangan kerja melalui UU Omnibus Law. Jokowi sempat menyatakan bahwa undang-undang tersebut akan membuka jutaan lapangan kerja, namun kenyataannya angka pengangguran di kalangan generasi muda masih sangat tinggi.

“Apa yang terjadi? Generasi Z menganggur 9,9 juta, itu data. Itu 5 tahun lalu Jokowi berjanji itu tahun 2024, faktanya Gen Z nganggur 9,9 juta,” katanya.

Tak hanya di sektor ekonomi, Ubedilah juga menyinggung kondisi pemberantasan korupsi yang dinilainya semakin parah. Ia menyebutkan bahwa Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan adanya peredaran dana korupsi dalam jumlah fantastis.

“Artinya korupsi merajalela, PPATK melaporkan tahun 2024 ada uang korupsi beredar Rp984 triliun, bukan Rp900 miliar tapi Rp984 triliun. Ini hampir 30% lebih APBN, ini korupsi ngeri, itu tahun 2024. dan itulah kerusakan dahsyat dari soal korupsi,” tuturnya.

Isu terakhir yang disoroti adalah kualitas demokrasi yang menurutnya mengalami kemunduran. Ia menyoroti revisi Undang-Undang yang memungkinkan Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi, mencalonkan diri sebagai wakil presiden.

“Mengapa demokrasi cacat ini terjadi, karena tadi rezim mempraktikan money politic, ada operasi tertentu yang membuat demokrasi tak berkualitas. Rusak demokrasi kita, di ujung kekuasannya makin rusak ketika UU dirubah demi memberi karpet merah untuk anaknya menjadi wakil presiden dengan putusan MK 90,” tegasnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City