All Eyes on Papua, Wapres Ingatkan Pentingnya Libatkan Masyarakat Adat!

All Eyes on Papua-4
(Instagram)

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tagar All Eyes on Papua membuat Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan pentingnya melibatkan masyarakat adat dalam suatu pembangunan di tanah Papua.

Tujuannya, agar tidak terjadi konflik seperti yang terjadi selama ini. Tagar All Eyes on Papua viral di media sosial akhir-akhir ini.

“Kita ke depan tentu di dalam pembangunan harus ada komunikasi antara pemda dengan kepala-kepala adat dan masyarakat, sehingga tidak terjadi semacam konflik atau kesalahpahaman seperti yang terjadi selama ini,” ucap Ma’ruf Amin, melansir Antara.

Ma’ruf juga menekankan bahwa pelibatan masyarakat adat tidak hanya terkait dengan viralnya “All Eyes on Papua”, namun juga pembangunan lainnya di tanah Papua.

“Ini dalam arti secara keseluruhan ke depan di dalam semua pembangunan masyarakat adat terutama ketua kepala suku itu harus dilibatkan. Ini antisipasinya,” ujar Wapres.

Namun, Wapres juga meminta pada seluruh pihak yang terlibat, agar sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini.

“Kepada masalah yang sudah terjadi ini, kita harapkan karena ini sudah prosesnya di pengadilan. Tentu kita silakan nanti berproses di pengadilan,” katanya.

Dia juga mengharapkan dengan adanya komunikasi dengan baik maka permasalahan tersebut tidak terjadi kembali.

“Ke depan kita harapkan hal-hal seperti itu tidak terjadi karena mungkin dulu kurang ada komunikasi. Kita ke depan harus terkomunikasi dengan baik kepada pimpinan daerah, kepada para penjabat-penjabat gubernur, ini kita harapkan seperti itu,” ucap Wapres.

Selanjutnya, “Pada 27 Mei 2024, masyarakat adat Suku Awyu di Boven Digoel, Papua Selatan dan Suku Moi di Sorong, Papua Barat Daya berdemo di depan Mahkamah Agung dan menolak pembabatan hutan ini karena hutan ini adalah hutan adat tempat mereka hidup secara turun temurun serta sumber penghidupan, pangan, budaya, dan sumber air akan hilang jika hutan ini dibangun perkebunan sawit”.

Polda Papua memberikan perhatian khusus terkait viralnya “All Eyes on Papua” tersebut.

BACA JUGA: Siapa Pemilik PT Indo Asiana Lestari yang ada di Slogan All Eyes on Papua

“Ini menjadi perhatian serius, tadi saya juga sudah minta Dirkrimsus segera menurunkan tim ke lokasi, nanti bersama-sama dengan Kapolres Boven Digoel (Papua Selatan) dan Kapolres Mappi (Papua Selatan) untuk bisa melihat persoalan yang terjadi,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri.

Ia juga meminta perusahaan yang berinvestasi di tanah Papua dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat adat setempat.

 

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News!
Berita Terkait
Berita Terkini
Sembunyikan Status WhatsApp
Cara Sembunyikan Status dan Aktivitas Online di WhatsApp untuk Privasi
PUBG Mobile
Cara Mendapatkan Bundle Son Goku dalam Kolaborasi PUBG Mobile x Dragon Ball Super 
Bupati Bandung Dadang Supriatna pastikan pendirian SMA Negeri baru di Cileunyi
SMA Negeri Baru Segera Berdiri di Cileunyi Kabupaten Bandung
Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Doa Melempar Jumrah
Bacaan Doa Melempar Jumrah, Jangan Sembarang Baca!
Berita Lainnya

1

Indonesia Dapat Status Darurat Pornografi Anak dalam Tiga Tahun Terakhir

2

Kadis ESDM Malut Ikut Berpartisipasi Penanaman Pohon Bersama di Area Reklamasi PT Tekindo Energi

3

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Filipina Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selain Yalla Shoot

4

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

5

Dahsyat! Plt Wakil Otorita IKN Raja Juli Minta Tambah Anggaran Rp29 Triliun
Headline
Gempa Bumi Magnitudo Guncang Melonguane Pantai Barat Kepulauan Talaud
Gempa Bumi M 6,0 Guncang Melonguane Pantai Barat Kepulauan Talaud, Tak Berpotensi Tsunami
Jembatan Babakan Sapaan Penuh Sampah Viral
Jembatan Babakan Sapaan Penuh Sampah Viral, Bey Cek Citarum, Buat Apa?
Hengky Kurniawan: KBB Darurat Sampah
Kondisi Sampah di Bawah Jembatan BBS Dipantau Pandawara Group, Hengky Kurniawan: KBB Darurat Sampah!
Cadangan Nikel Indonesia Lebih Kecil Daripada Batu Bara
Kadin Sebut Cadangan Nikel Indonesia Lebih Kecil daripada Batu Bara