5 Alasan Manchester United Pecat Ruben Amorim: Dari Konflik Internal hingga Statistik Terburuk

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Manchester United secara resmi memecat Ruben Amorim setelah 14 bulan menahkodai tim berjuluk setan merah. Pemecatan ini menjadi salah satu yang paling kontroversial di era modern Old Trafford, dengan sejumlah faktor kompleks di balik keputusan manajemen. Berikut lima alasan utama yang memicu pemecatan pelatih asal Portugal tersebut.

1. Konflik dengan Manajemen Tim

Hubungan Amorim dengan jajaran petinggi klub, khususnya Direktur Sepak Bola Jason Wilcox, memanas sejak akhir 2025. Puncaknya terjadi pada pertemuan Jumat, 2 Januari 2026 tiga hari sebelum laga melawan Leeds United.Sumber Sky Sports mengungkapkan Amorim “meledak secara emosional” saat membahas pendekatan taktis yang terus gagal.

    Amorim menuntut striker berpengalaman Premier League seperti Antoine Semenyo atau Jean-Philippe Mateta, namun manajemen menolak karena sudah menghabiskan £250 juta tanpa hasil signifikan.

    2. Ungkapan Pedas di Konferensi Pers

    Pasca-imbang 1-1 kontra Leeds United, Amorim memberikan pernyataan kontroversial yang dianggap meremehkan manajemen. “Ini akan berlangsung 18 bulan atau sampai direksi memutuskan perubahan. Saya adalah manajer, bukan pelatih utama,” ujarnya dengan nada sarkastik.

      Pernyataan tersebut langsung viral dan dinilai tidak profesional oleh berbagai pengamat sepak bola. Banyak pihak menganggap kritik publik terhadap manajemen di tengah performa buruk adalah langkah bunuh diri karier yang tidak bijaksana.

      Baca Juga:

      Ruben Amorim Sesalkan Kartu Merah Casemiro, Tapi Puas dengan Kemenangan MU atas Chelsea

      Ruben Amorim Siapkan Latihan Ekstrem untuk Bangkitkan Manchester United

      3. Statistik Hasil yang Buruk

      Angka-angka adalah alasan paling objektif: win rate 32% di Premier League dengan hanya 15 kemenangan dari 47 laga—terburuk sejak era Sir Alex Ferguson. Bahkan Ralf Rangnick yang sempat dianggap pelatih terburuk MU masih lebih baik dengan persentase kemenangan 41,7%. Amorim mencatatkan 19 kekalahan, kebobolan rata-rata 1,53 gol per laga, dan hanya 7 clean sheet dari 47 pertandingan. Para pengamat sepak bola menilai catatan ini sebagai yang terburuk untuk manajer MU di era modern.

      4. Idealisme Strategi yang Terlalu Kaku

      Amorim keras kepala mempertahankan sistem 3-4-3 meski jelas tidak cocok dengan Premier League—45 dari 47 laga menggunakan formasi yang sama. Saat eksperimen 4-2-3-1 melawan Newcastle menghasilkan kemenangan 1-0, ia justru langsung kembali ke formasi favoritnya di laga berikutnya.

        Sejumlah legenda MU mengkritik ketidakfleksibelan ini, menyatakan bahwa sistem tiga bek terbukti tidak cocok untuk United sejak era Ferguson. Amorim dianggap terlalu idealis dan menolak menyesuaikan pendekatan dengan karakter liga dan pemain yang tersedia.

        5. Konflik dengan Pemain

        Ruang ganti terbagi selama era Amorim. Alejandro Garnacho, yang dijual ke Chelsea musim panas 2025, langsung memberikan tanda suka pada postingan pengumuman pemecatan di Instagram MU—sebuah gestur publik yang mengindikasikan ketidakpuasan mendalam. Marcus Rashford dibekukan dari skuad utama, Jadon Sancho kembali dipinggirkan, sementara talenta muda seperti Kobbie Mainoo dan Joshua Zirkzee masa depannya terancam.

          Kepercayaan diri besar yang dibawa pelatih asal Portugal itu tidak didukung dengan hasil di lapangan, menciptakan ketegangan di dalam skuad.

          Dengan total kerugian mencapai £270-280 juta untuk proyek 14 bulan yang gagal total, Manchester United kini menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim sambil mencari pengganti permanen. Eddie Howe dari Newcastle muncul sebagai kandidat terkuat, meski pertanyaan besar tetap menggantung: apakah pemecatan ini solusi atau sekadar pengulangan kesalahan lama?

          (Magang UIN SGD Bandung/Adit Ramadhan)

          Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
          Berita Terkait
          Berita Terkini
          IMG-20260815-WA0004
          Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
          WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
          KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
          SAVE_20260815_081923
          Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
          Gambar_stadion_segiri
          Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
          WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
          Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
          Berita Lainnya

          1

          Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

          2

          6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

          3

          Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

          4

          5

          Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
          Headline
          WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
          Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
          WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
          Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
          siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
          Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
          WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
          Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City