Video Kebakaran Gedung Terra Drone, 19 Karyawan Panik Bergelantungan

kebakaran gedung terra drone
Kebakaran Gedung Terra Drone viral di media sosial. (Instagram/infopenggilingan)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Rekaman video kebakaran yang melanda Gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut tampak belasan karyawan berdiri di lantai paling atas, sebagian terlihat bergelantungan sambil berteriak meminta bantuan, sementara asap pekat membubung dari lantai di bawah mereka.

Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan penyelamatan. Dengan menggunakan tangga hidrolik, satu per satu pekerja berhasil dievakuasi dari titik teratas gedung yang telah dikepung api.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra memastikan seluruh karyawan yang tampak dalam video tersebut dalam kondisi selamat.

Ia menyebut total ada 19 pegawai yang berhasil dievakuasi dari bagian atap gedung ketika api melalap area tengah bangunan.

Roby menjelaskan bahwa para korban terjebak di lantai paling atas dan tidak memiliki akses lain menuju luar bangunan saat kebakaran membesar.

Gedung Hanya Memiliki Satu Pintu Keluar

Dari pemeriksaan sementara, polisi menemukan fakta bahwa gedung enam lantai tersebut hanya memiliki satu akses pintu keluar dan masuk di lantai dasar.

Temuan ini muncul setelah tim forensik menyisir seluruh ruangan untuk memastikan tidak ada korban tertinggal, termasuk memeriksa satu-satunya lift yang ada di gedung itu.

“Memang akses keluar masuk hanya melalui pintu utama di bagian bawah. Satu lift juga sudah kami periksa dan tidak ada korban di dalamnya,” kata Roby.

Baca Juga:

Kebakaran Gedung di Cempaka Putih Jakarta Tewaskan 17 Orang

Polisi Periksa HRD dan Karyawan

Penyelidikan terhadap insiden kebakaran masih berlangsung. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa enam saksi, yang terdiri dari empat karyawan dan dua staf HRD. Pemeriksaan juga akan diperluas kepada pemilik gedung serta penanggung jawab perusahaan.

Roby menambahkan, proses penyelidikan bertujuan memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran lain yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana. Evaluasi akan mencakup operator bangunan, manajemen perusahaan, hingga pengelola gedung.

“Belum ditemukan unsur pidana, namun penyidikan masih berjalan untuk memastikan apakah ada kelalaian dari pihak mana pun,” ujarnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260818-WA0007
Rayakan Kemerdekaan, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City