JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, tetap menatap leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two dengan penuh keyakinan. Meski tertinggal agregat, ia percaya Maung Bandung masih punya peluang membalikkan keadaan saat menjamu Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu pekan depan.
Optimisme itu muncul setelah Persib menelan kekalahan telak 0-3 pada leg pertama di Stadion Ratchaburi, Na Muang. Dalam laga tersebut, dua gol Pedro Tana dan satu gol Gabriel Mutombo membuat wakil Indonesia berada dalam posisi sulit.
Target Berat, Mental Harus Lebih Kuat
Umuh tidak menampik bahwa misi Persib sangat menantang. Untuk lolos ke perempat final, tim asuhan Bojan Hodak wajib menang minimal empat gol tanpa balas.
Namun, ia menegaskan keyakinannya bahwa peluang comeback masih terbuka, terutama karena leg kedua dimainkan di kandang sendiri.
“Kalau dipikir pasti berat, tapi Insya Allah kami akan berusaha. Tidak menutup kemungkinan nanti di Bandung kami bisa mendapat gol lebih dari tiga,” ujar Umuh melalui laman resmi klub.
Pernyataan itu menegaskan bahwa manajemen masih percaya pada kapasitas skuad Maung Bandung meski berada dalam tekanan besar.
Faktor GBLA dan Bobotoh Jadi Harapan
Menurut Umuh, salah satu kunci kebangkitan Persib adalah atmosfer kandang. Ia berharap dukungan penuh Bobotoh mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain sekaligus memberi tekanan psikologis kepada tim tamu.
GBLA selama ini dikenal sebagai salah satu stadion dengan atmosfer paling intimidatif di Indonesia. Jika tribune penuh, Ratchaburi berpotensi menghadapi tekanan non-teknis yang signifikan.
Umuh juga mengingatkan pemain untuk tampil lebih disiplin dan tidak mengulangi kesalahan pada leg pertama.
“Harapannya di kandang harus lebih semangat, lebih tinggi. Kita harus lebih hati-hati, jangan sampai kalah atau draw. Harus menang di atas 3-0,” tegasnya.
Evaluasi Leg Pertama Jadi PR Besar
Kekalahan di Thailand memperlihatkan sejumlah pekerjaan rumah bagi Persib, terutama dalam transisi bertahan dan efektivitas serangan. Ratchaburi mampu memanfaatkan celah dengan efisien, sementara Persib kesulitan menciptakan peluang bersih.
Setidaknyan jika ingin membalikkan agregat, Persib harus lebih agresif sejak menit awal pertandingan dengan memperbaiki koordinasi lini belakang hingga eningkatkan konversi peluang.
Tanpa perbaikan di sektor tersebut, misi comeback berpotensi semakin berat.
Baca Juga:
Prediksi Skor Bali United vs Persija BRI Super League 2025/2026, Big Match Pekan 21!
Peluang Masih Ada
Secara matematis, peluang Persib memang tidak besar. Namun dalam sepak bola Asia, comeback dramatis bukan hal mustahil terlebih ketika bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter.
Momentum gol cepat bisa menjadi kunci yang mengubah dinamika pertandingan. Jika Persib mampu mencetak gol di babak pertama, tekanan dipastikan berbalik ke kubu Ratchaburi.
Leg kedua ini akan menjadi ujian mental sekaligus kualitas bagi Maung Bandung: apakah mampu menciptakan malam magis di Bandung atau justru kembali tertahan di fase gugur.
(Dist)











