Tertibkan 1.000 Lebih Reklame Ilegal, Pemkot Bandung Ultimatum Bongkar Sendiri dalam 7 Hari

Tertibkan 1.000 Lebih Reklame Ilegal, Pemkot Bandung Ultimatum Bongkar Sendiri dalam 7 Hari
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin. (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan penertiban besar-besaran terhadap ribuan reklame ilegal yang tersebar di berbagai sudut kota. Langkah ini diambil untuk menata ulang wajah kota dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor periklanan.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan penertiban ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 5 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan reklame.

“Saya sudah instruksikan Satpol PP untuk segera mengirim surat peringatan kepada para pengusaha reklame. Kami beri waktu 7 hari untuk membongkar sendiri reklame yang tidak berizin atau izinnya sudah habis. Lewat dari itu, kami akan bongkar paksa,” kata Erwin di Balai Kota Bandung, Senin (15/9/2025).

Dalam Perda terbaru, Pemkot memperketat lokasi pemasangan reklame. Kini, pemasangan reklame tidak diperbolehkan di trotoar maupun ruang milik jalan (Rumija) demi menjaga estetika kota, kenyamanan pejalan kaki, dan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga:

7.375 Honorer Pemkot Bandung Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu, Era Tenaga Honorer Berakhir

Pemkot Bandung Gelontorkan Rp200 Juta per RW, Syarat Utama Harus Bebas Sampah

Aturan juga melarang pemasangan reklame dalam radius 100 meter dari tempat ibadah, sekolah, dan kantor pemerintahan, untuk lokasi strategis seperti perempatan jalan, reklame hanya boleh berdiri dengan jarak minimal 25 meter dari titik temu jalan.

“Kita akan lakukan penataan menyeluruh. Nantinya akan ada zonasi khusus yang menentukan area yang boleh dan tidak boleh dipasangi reklame. Saat ini kami juga tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk mengatur detail pelaksanaannya,” jelasnya.

Erwin juga menekankan setiap pembangunan reklame ke depan harus memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai bentuk legalitas teknis.

Hal ini dilakukan menyusul banyaknya temuan reklame yang berdiri tanpa izin resmi atau menggunakan izin yang sudah tidak berlaku.

Meski tegas dalam penataan, Pemkot Bandung tetap memperhatikan keberlangsungan usaha sektor periklanan.

“Kami tidak ingin mematikan usaha reklame. Tapi semua harus sesuai aturan. Jika dikelola dengan baik dan tertib, sektor ini bisa menjadi salah satu penopang utama PAD Kota Bandung,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kiper Timnas Emil Audero
Clean Sheet! Emil Audero Jadi Tembok Rayo Vallecano
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emil Audero Mulyadi ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan Rayo...
IMG-20261031-WA0000
Maknai Sumpah Pemuda, YBM dan Srikandi PLN Majalaya Hadirkan Harapan bagi Warga Ciparay
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
IMG-20261030-WA0008
Semangat Gotong Royong, PLN Majalaya Dukung Kesiapsiagaan Bencana dan Edukasi Keselamatan Listrik di Ciwidey
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan...
Erick Thohir
Pemerintah Kucurkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet Asian Games 2026
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengucurkan bonus senilai Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih...
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

4

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...

5

Threads pesaing X
Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Threads, aplikasi pesaing X (Twitter) yang dikembangkan oleh Meta,...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...