Tensi Panas Persib Vs Persija Disikapi 2 Suporter, Umuh Muchtar Beri Pandangan

umuh muchtar persib
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar. (12paz)

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Sikap saling menghormati antara suporter terlihat dalam pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

Rasa hormat antara dua kubu suporter tersebut rupanya dinilai positif oleh banyak pihak, salah satunya petinggi klub Persib Bandung, Umuh Muchtar.

BACA JUGA: Skema Jebakan Offside Persib Mendadak Viral, Bojan Hodak Buka Suara

Pria berkumis tebal itu menilai bahwa tensi pertandingan derby Indonesia ini benar-benar sudah terasa sejak sepekan sebelumnya. Dinamika yang kusut kerap hiasi laga ini, terbukti dengan ditolaknya nota banding Persib atas sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI.

Umuh pun turut merasakan panasnya linimasa sosial media antara Jak Mania dan Bobotoh, yang secara intens melemparkan psywar. Namun menurutnya, ini sebuah kemajuan pesat bagi pendukung dari kedua kesebelasan yang tetap menaruh rasa hormat agar menjaga laga ini berjalan secara kondusif.

Sebagai bukti bentuk rasa hormat kedua kubu suporter itu, terlihat dari sikap yang lebih mementingkan timnya sendiri dengan cara memberi suntikan motivasi. Tentunya ini bisa menjadi langkah awal perdamaian kedua kubu suporter yang dikenal memiliki hubungan tidak harmonis dalam beberapa tahun ke belakang.

“Ya, ini membuat terpecah belah. Jakarta (Jakmania) sudah mengerti, Persib (Bobotoh) juga sudah mengerti tidak ada penonton kesana. Kemarin (Di Jakarta) Jakmania kan sangat penuh,” ujar Umuh saat dihubungi awak media.

Tak hanya itu, Umuh juga memberi apresiasi sikap kedua kubu suporter yang sudah berubah menjadi lebih dewasa. Tentunya momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik demi terciptanya rivalitas yang sehat dan tak merugikan masing-masing pihak.

“Ya, ini membuat terpecah belah. Jakarta (Jakmania) sudah mengerti, Persib (Bobotoh) juga sudah mengerti tidak ada penonton kesana. Kemarin (Di Jakarta) Jakmania kan sangat penuh. Main disini dan Jakmania dilarang datang kesini, saya kira mereka sudah mengerti, saya yakin,” kata pria yang identik dengan topi cowboy laken-nya itu.

BACA JUGA: Meski Kecewa, Kapten Persija Tetap Beri Selamat atas Kemenangan Persib

Umuh mewakili klub mengucapkan terima kasih atas sikap Bobotoh yang sudah mematuhi keputusan Komding PSSI untuk tidak datang ke Stadion si Jalak Harupat, Kab. Bandung. Ia pun berharap sikap bijaksana Bobotoh bisa menjadi contoh bagi suporter lainnya.

“Saya sudah ucapkan terimakasih kepada Bobotoh, mereka kenapa harus seperti itu karena ini pertandingan yang sangat ditunggu-tunggu setiap tahunnya, pesta nya,” jelas Umuh.

(RF/Masnur)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap Untuk Bangun Skuatnya di Musim Depan
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 setelah Tekuk Bhayangkara FC
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.