Soal Razia Pakaian Impor, Farhan: Pedagang Cimol Saudara Kita Juga, Harus Diajak Bicara Baik-baik

Ilustrasi - (Foto dok.Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan belum akan mengambil langkah apa pun terkait wacana razia pakaian impor bekas (thrifting) sebelum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai, kebijakan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, sehingga daerah harus menunggu arahan dan panduan pelaksanaannya agar tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.

“Itu kewenangan pemerintah pusat. Kami masih menunggu kepastian seperti apa kebijakannya, karena ini berdasarkan pernyataan Menteri Keuangan. Dampaknya pasti akan terasa ke daerah,” kata Farhan, Kamis (30/10/2025).

Farhan menekankan pentingnya pendekatan dialogis dan manusiawi terhadap para pedagang pakaian impor, terutama di kawasan Pasar Cimol Gedebage yang selama ini dikenal sebagai sentra thrifting di Kota Bandung.

“Bagaimanapun juga, para pedagang di Cimol itu dulur urang oge (saudara kita juga), jadi perlu diajak bicara baik-baik. Jangan sampai kebijakan ini menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Menurutnya, razia atau penertiban tidak boleh dilakukan sembarangan tanpa dasar hukum yang jelas. Ia menegaskan, setiap kegiatan penegakan aturan harus dilengkapi surat resmi dan tembusan kepada pemerintah daerah, agar koordinasi dan persiapan di lapangan bisa berjalan tertib.

“Kalau bicara soal aturan, bukan soal setuju atau tidak setuju. Kita mah patuh saja. Tapi razia itu tidak boleh sembarangan, harus ada surat tertulis dan pemberitahuan ke Pemkot supaya kami bisa melakukan persiapan,” ucapnya.

Farhan memastikan, Pemkot Bandung tetap mendukung kebijakan pemerintah pusat sepanjang pelaksanaannya tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan masyarakat kecil.

“Kami ingin memastikan tingkat kepatuhan Pemerintah Kota Bandung terhadap kebijakan pusat berjalan baik, tapi tetap memperhatikan kondisi sosial ekonomi warga di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:

Hippindo Dukung Penghentian Praktik Impor Pakaian Bekas Ilegal

Farhan menegaskan, Pemkot Bandung siap menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah pusat dan para pelaku usaha lokal, agar setiap kebijakan berjalan lancar tanpa menimbulkan gesekan sosial.

“Kuncinya komunikasi. Pemerintah dan pedagang harus duduk bersama mencari solusi terbaik. Bandung itu kota kreatif, jadi cara menyelesaikan masalahnya pun harus kreatif dan manusiawi,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pedagang pakaian impor di Bandung, Budiansyah, berharap pemerintah dapat mencari solusi yang lebih adil dan tidak memberatkan pedagang kecil.

“Intinya dipermudah saja izinnya, jangan dilarang-larang atau dipersulit,” ujar Budi.

Budi mengatakan, banyak pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari usaha penjualan pakaian impor bekas, dan mereka berharap kebijakan nasional tidak serta-merta mematikan sumber penghidupan rakyat kecil.

“Kami hanya ingin tetap bisa berdagang dengan cara yang legal. Kalau bisa, pemerintah bantu atur, bukan langsung melarang,” pungkasnya.

(Kyy/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

4

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...