Showrunner Bridgerton Tegaskan Alasan Daphne dan Simon Absen di Season 4

(foto: youtube.com)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Absennya Daphne Bridgerton dan Simon Basset di Bridgerton Season 4 akhirnya dijelaskan langsung oleh showrunner Jess Brownell. Keputusan tidak menghadirkan kembali pasangan ikonik musim pertama itu bukan tanpa alasan. Tim produksi mengaku belum menemukan urgensi cerita yang cukup kuat untuk membawa keduanya kembali ke Mayfair dalam musim terbaru serial populer tersebut.

Daphne, yang diperankan Phoebe Dynevor, dan Simon Basset alias Duke of Hastings yang dimainkan Regé-Jean Page, menjadi pasangan utama di musim pertama. Namun sejak saat itu, keduanya tidak pernah kembali muncul dalam alur utama. Hal ini berbeda dengan pasangan lain seperti Anthony Bridgerton dan Kate Sharma yang tetap dihadirkan kembali dalam musim-musim selanjutnya, termasuk di Bridgerton 4 Part II.

Jess Brownell buka suara mengenai keputusan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tim produksi sebenarnya memiliki keinginan untuk menghadirkan kembali Daphne dan Simon, tetapi tidak ingin melakukannya secara sembarangan tanpa alasan naratif yang kuat.

“Kami ingin sekali membawa mereka kembali suatu saat nanti, tetapi saya rasa, secara logistik, kami ingin memastikan kami membawa mereka kembali ketika memiliki sesuatu yang benar-benar penting untuk mereka,” kata Brownell dikutip dari Variety, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, menghadirkan karakter hanya sekadar muncul tanpa kontribusi signifikan terhadap cerita justru akan terasa kurang tepat. Brownell menilai, kemunculan singkat yang tidak berdampak besar pada alur akan mengurangi makna karakter yang sudah dibangun kuat sejak musim pertama.

“Jika mereka kembali hanya untuk mengucapkan satu kalimat di pemakaman dan hanya membuktikan bahwa mereka ada di sana, itu tidak akan terasa tepat karena berbagai alasan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keputusan absennya Daphne dan Simon bukan karena karakter mereka dihapus dari dunia Bridgerton, melainkan karena pertimbangan kualitas cerita. Tim produksi ingin memastikan bahwa setiap kemunculan karakter memiliki bobot emosional dan relevansi terhadap perkembangan alur.

Meski begitu, Brownell memastikan bahwa peluang untuk menghadirkan kembali pasangan favorit tersebut tetap terbuka di masa depan. Ia menegaskan bahwa keinginan untuk mengumpulkan kembali para karakter lama masih ada dalam rencana jangka panjang serial ini.

“Kami ingin sekali menemukan waktu untuk mengundang semua orang kembali di masa mendatang,” tegasnya.

Baca Juga:

Remake Film My Annoying Brother & Rekomendasi Film Action Drama Korea

Selain menjelaskan alasan absennya Daphne dan Simon, Brownell juga memberikan pernyataan tegas terkait kemungkinan pergantian pemeran atau recast. Ia memastikan bahwa tim produksi tidak memiliki rencana untuk mengganti aktor yang telah memerankan kedua karakter tersebut.

“Kami tidak tertarik untuk mengganti pemeran karakter-karakter tersebut,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa mengganti wajah pemeran hanya akan merusak fondasi emosional yang telah dibangun sejak musim pertama. Menurut Brownell, Regé-Jean Page dan Phoebe Dynevor telah menciptakan karakter yang melekat kuat di hati penonton.

“Saya rasa itu akan terasa seperti merugikan semua yang telah dibangun Regé dan Phoebe di Musim 1, dan semua kerja keras mereka dalam menciptakan karakter-karakter tersebut,” ia menegaskan.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab spekulasi penggemar terkait kemungkinan recast Duke of Hastings atau Daphne demi menyesuaikan alur baru. Dengan sikap tegas dari showrunner, tim produksi tampaknya memilih menjaga integritas karakter dibanding memaksakan keberlanjutan cerita melalui pergantian aktor.

Sejak musim pertama, kisah cinta Daphne dan Simon memang menjadi fondasi popularitas Bridgerton. Chemistry keduanya dan konflik emosional yang dihadirkan sukses menarik perhatian penonton global. Namun, seiring berjalannya waktu, serial ini memang dirancang untuk menggeser fokus ke anggota keluarga Bridgerton lainnya.

Musim keempat melanjutkan tradisi tersebut dengan menyoroti dinamika dan romansa karakter lain. Absennya Daphne dan Simon pun menjadi bagian dari strategi penceritaan yang lebih luas, dengan tetap membuka kemungkinan reuni di masa mendatang apabila cerita mengharuskannya.

Dengan penjelasan resmi dari Jess Brownell, penggemar kini mendapatkan kepastian bahwa keputusan ini murni didasari pertimbangan naratif dan bukan konflik produksi. Harapan untuk melihat kembali Daphne dan Simon tetap ada, tetapi hanya ketika cerita benar-benar membutuhkan kehadiran mereka secara signifikan.


(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Anggia Ananda Safitri)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City