Ramai MoU BPI dan Polri, Kreator Film Pertanyakan Soal Pengawasan

MoU BPI
BPI tanda tangan MoU dengan polri (pexels)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Perfilman Indonesia (BPI) sedang jadi perbincangan hangat usai membahas penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Divisi Humas Polri. MoU tersebut diteken pada Senin, (21/4/2025), dan langsung menarik perhatian banyak pihak, khususnya para sineas Tanah Air.

Lewat unggahan di media sosial, BPI membagikan delapan foto dari momen penting tersebut. Sebagian besar menampilkan suasana rapat serius antara kedua lembaga.

Tapi, satu hal yang kemudian jadi sorotan adalah foto terakhir, di mana terlihat jelas judul nota kesepahaman: “Sinergitas Pengawasan Pembuatan, Pengedaran, Pertunjukan Film Kepolisian Negara Republik Indonesia”.

Judul ini langsung menuai pertanyaan, terutama dari para sutradara ternama.

Baca Juga:

Viral, Ojol Uber Maling Bawa Senpi di Tangerang: Hajaarrr!

Viral Cewek Ngambek, Cowok Panik Transfer Rp150 Juta!

Klarifikasi BPI

BPI cepat merespons pertanyaan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa sebenarnya bukan judul itu yang disepakati.

“Oh iya bukan judul itu yang disepakati karena tujuan dari MoU adalah memberi ruang kepada pelaku film jika membutuhkan informasi apakah itu riset atau yang lain-lain maka Humas Polri membuka ruang itu,” tulis akun resmi BPI.

BPI juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan berjalan dua arah: mereka akan membantu Polri dalam pengembangan kapasitas SDM terkait perfilman.

Namun, belum semua sineas merasa tenang. Yosep Anggi Noen juga mengungkapkan kegelisahannya, mempertanyakan apakah MoU ini memungkinkan pembuat film untuk lebih leluasa meriset institusi kepolisian.

“Apakah MoU itu juga membuka kemungkinan kami pembuat film meriset, berkomunikasi, dan mendapat data penyelidikan kepolisian? Atau hanya terbatas soal atribut Polri saja?” tanya Anggi.

Menanggapi keresahan tersebut, Ketua BPI Gunawan Paggaru memberikan klarifikasi tambahan. Ia menegaskan bahwa sineas tidak perlu khawatir soal kreativitas mereka.

“Lingkup MoU adalah pengembangan kapasitas SDM. Contoh karena kurangnya ruang untuk para pekerja film melakukan riset apalagi penggunaan atribut maka Polri membuka ruang untuk pekerja film berkomunikasi,” ujarnya.

Gunawan juga memastikan bahwa “pengawasan” yang tercantum di judul bukan berarti akan ada sensor terhadap ide kreatif.

“Semua kebebasan kreativitas sudah terjamin oleh Undang-undang,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya akurasi dalam menggambarkan institusi seperti Polri.

“Bikin film jika atribut aja salah, maka saya yakin substansinya bisa diragukan validitasnya. Makanya yang disepakati pengembangan kapasitas SDM,” tambahnya.

Walau begitu, beberapa filmmaker tetap menyayangkan momentum penandatanganan MoU ini, mengingat saat ini tingkat kepercayaan publik terhadap Polri sedang berada dalam sorotan tajam.

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

christian sugiono
Christian Sugiono Bantah Selingkuh dengan Hana Hanifah
JAKARTA,TM.ID: Aktor Christian Sugiono diterpa kabar kurang sedap belakangan ini. Suami dari aktris Titi...

2

KIM Berpotensi Bubar
Pengamat Sebut Jika Prabowo-Jokowi Pecah Kongsi, KIM Berpotensi Bubar
JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID –Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan lengser dari jabatannya pada 20 Oktober...

3

Microwave low watt
Kenali Sejumlah Mode pada Microwave Low Watt!
BANDUNG,TM.ID: Seiring berkembangnya jaman, peralatan dapur semakin berinovasi untuk memenuhi kebutuhan...

4

Microwave low watt
Sejumlah Faktor yang Mempengaruhi Suhu Microwave Low Watt
BANDUNG,TM.ID: Microwave low watt telah menjadi salah satu peralatan dapur yang sangat diandalkan karena...

5

Ciro Alves Buka Suara
Karena Hal Ini Ciro Alves Belum Bisa Tinggalkan Persib
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kemenangan Persib atas PSS Sleman sepertinya tak bisa dinikmati dengan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...