BANDUNG,TM.ID: Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu terus menjadi sorotan publik hingga saat ini. Foto-foto salat Idul fitri yang beredar di media sosial menunjukkan adanya penyimpangan dari ajaran Islam. Salah satu foto yang menjadi viral menunjukkan seorang jemaah perempuan berdiri di belakang imam dan berdekatan dengan jemaah laki-laki.
Foto ini menimbulkan kontroversi dan menyeret nama pendiri Pondok Pesantren Al Zaytun, yaitu Panji Gumilang. Banyak orang yang penasaran dengan sosok Panji Gumilang atau Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang yang memiliki peran penting dalam pesantren tersebut.
Profil Panji Gumilang

Panji Gumilang adalah alumni Pondok Pesantren Modern Gontor dan lulus pada tahun 1966. Ia juga menempuh pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Pada tahun 2004, dia menerima gelar Doktor Honoris Causa bidang Manajemen, Pendidikan, dan Sumber Daya Manusia dari International Management Centres Association (IMCA).
Pemimpin ponpes ini lahir pada tanggal 30 Juli 1946 di Desa Sembung Anyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tahun 1996, ia mendirikan Yayasan Pesantren Indonesia dan membangun Pondok Pesantren Al Zaytun. Pondok Pesantren Al Zaytun mulai melakukan kegiatan pendidikan pada tanggal 1 Juli 1999 dan diresmikan langsung oleh Presiden ketiga Republik Indonesia, B. J. Habibie.
Selain itu, dia pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah pada periode 2006 hingga 2013. Ia juga aktif sebagai Petugas Rabithoh ‘Alam Islami di Majelis Ulama Islam Malaysia Sabah bagian Da’wah pada tahun 1982 hingga 1989.
Karier pimpinan ponpes ini semakin berkembang dengan menjadi Presiden PERKISA (Perhimpunan Keluarga Besar Indonesia Sabah Malaysia) selama dua periode, yaitu 1982 hingga 1989.
BACA JUGA: Massa Demo di Depan Ponpes Al-Zaytun
(Kaje)