BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden baru Federasi Anggar Internasional (FIE) asal Rusia Usmanov Alishe berjanji akan membantu mengembangkan prestasi anggar Indonesia. Selain itu, ia dipastikan menghadiri Kejuaraan Anggar Asia di Bali pada Juli 2025 mendatang.
Komitmen ini disampaikan Alisher setelah terpilih sebagai Presiden FIE dalam Kongres FIE 2024. Kongres berlangsung di Hotel Intercontinental Tashkent, Uzbekistan, pada Sabtu (30/11/2024).
Usmanov Alisher memenangkan pemilihan dengan 182 suara. Ia mengalahkan pesaingnya dari Swedia, Drakenberg Otto, yang hanya memperoleh 22 suara.
“Usmanov pasti akan menghadiri Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali dan FIE akan menjadikan Indonesia sebagai prioritas pengembangan olahraga anggar di ASEAN. Dengan jumlah penduduk 280 juta, Indonesia memiliki potensi populasi olahraga Anggar terbesar di Asia Tenggara,” kata Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) Firtian Judiswandarta dalam keterangannya, Minggu (1/12/2024).
Judis menjelaskan Indonesia termasuk dalam 20 negara yang memberikan dukungan kepada Alisher. Sementara, Kejuaraan Anggar Asia 2025 dijadwalkan berlangsung pada 14-22 Juli 2025, dengan Indonesia sebagai tuan rumah.
Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah diambil Konfederasi Anggar Asia (FCA) melalui surat yang dikeluarkan pada 27 Oktober 2024. Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah juga merupakan bukti keberhasilan PB IKASI menjalankan fungsinya di kancah internasional.
BACA JUGA: Peran Besar Kemenpora dan PSSI yang Membuat Indonesia Juara Piala AFF Futsal 2024
Indonesia sebelumnya memenangkan pemilihan menjadi tuan rumah Kejuaraan Anggar Asia, mengalahkan India dengan hasil 21-14 suara. Indonesia juga mendapat dukungan dari negara-negara besar seperti Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan, dan memberikan dukungan kepada Indonesia.
Selain Kejuaraan Anggar Asia di Bali, beberapa kejuaraan penting lainnya akan digelar di Asia sepanjang tahun 2025. Salah satunya adalah Kejuaraan Anggar Asia Kadet dan Junior di Kuwait pada Januari 2025.
(Usk)