BANDUNG,TM.ID: Prawira Harum Bandung akhirnya mengambil langkah terkait masa depan rosternya, Arif Hidayat. Tepat pada hari ini, Prawira Harum Bandung secara resmi mengakhiri kerjasamanya yang sudah terjalin bersama Arif Hidayat sejak 2019 lalu.
Prawira Harum Bandung mengucapkan terima kasih atas kontribusi, sumbangsih dan dedikasi yang telah diberikan oleh Arif Hidayat. Bagi Prawira Harum Bandung, sosok Arif Hidayat merupakan salah satu point guard terbaik yang pernah dimiliki.
Kemampuannya dalam membaca permainan, mengambil keputusan telah membantu Prawira dalam melangkah terutama ketika menembus babak play off Indonesia Basketball League (IBL) 2021.
“Hatur nuhun atas segala kontribusi yang telah dicurahkan Arif kepada Prawira Harum Bandung. Kerja sama profesional antara Prawira dan Arif Hidayat telah berakhir dan kami sampaikan semoga sukses untuk karier selanjutnya,” kata Direktur Prawira Harum Bandung, Teddy Tjahjono dalam siaran pers yang diterima, Selasa (12/12/2023).
Sebagai informasi, Arif sebenarnya absen membela Prawira Harum Bandumg akibat mengalami cedera. Bahkan publik bola basket Bandung juga sempat menduga bahwa status Arif Hidayat berada di ujung tanduk bersama Prawira Harum Bandung.
Setelah namanya tidak masuk roster Prawira Harum Bandung untuk IBL 2023. Semakin kuat dugaan IBL Fans jika Arif akan berpisah dengan Prawira Harum Bandung akibat cederanya.
Posisi Arif semakin tergusur setelah kedatangan Yudha Saputera. Point guard muda, yang juga dianggap sebagai pemain masa depan Indonesia.
Namun seperti yang diberitakan laman resmi IBL, Arif juga mengalami titik terendah karena cedera. Di musim 2022, dia hanya bermain 8 game dengan rata-rata menit sebanyak 8,9 menit per game. Arif hanya menghasilkan 1,1 ppg dan 1,4 rpg.
Pada bulan Februari 2023 lalu, Arif sempat mengunggah foto yang memperlihatkan dirinya telah naik meja operasi. Arif menjelaskan tentang proses operasi “cartilage” di bagian lutut, yang selama ini menghambat kariernya.
Masalah tersebut sudah teratasi dengan melakukan operasi. Namun ternyata masa penyembuhannya memakan waktu yang panjang. Sementara kontraknya dengan Prawira mungkin sudah berakhir di akhir tahun 2023 ini.
(RF/Masnur)