JAKARTA,TM.ID: Even Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 akan diselenggarakan di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Namun untuk mendukung penyelenggaraan PON XXI tersebut, Provinsi Aceh mengeluarkan anggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) dengan angka mencapai Rp1,2 triliun.
Angka sebesar itu disayangkan Anggota DPR RI dapil Aceh I, Rafly Kande, karena daerahnya masih membutuhkan anggaran yang lebih penting untuk menyelesaikan berbagai permasalahan lain.
“Sangat disayangkan juga pelaksanaan PON ini justru menguras anggaran APBA hingga mencapai Rp1,2 triliun,” kata Rafly menyampaikan interupsinya dalam Rapat Paripurna, di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2023), seperti dilansir Parlementaria.
BACA JUGA: DPR Klaim UU ASN Akhiri Kesenjangan PNS hingga Honorer
Ia menegaskan, harus dipahami bahwa posisi anggaran APBA Aceh saat ini masih mempunyai kewajiban dengan Jaminan Kesehatan Aceh atau JKA melalui BPJS. Untuk tahun ini saja JKA tersebut mencapai lebih dari Rp700 miliar.
Dengan begitu, Rafly meminta pemerintah melalui DPR untuk kembali mengkaji kebijakan tersebut, karena Aceh sesungguhnya masih membutuhkan banyak anggaran untuk mengatasi permasalahan kemiskinan, pengangguran dan lainnya.
“Justru kalau menguras anggaran APBA, kita sayangkan mestinya Pekan Olahraga Nasional ini menjadi sebuah kebanggaan, bagaimana kita bisa memilih bibit-bibit unggul. Para pelaksana di dalam Pekan Olahraga Nasional ini, mudah-mudahan ini menjadi perhatian,” terang Politisi Fraksi PKS ini.
Maka, lanjut dia, perlu dikaji dan koreksi kembali agar PON XXI tetap bisa berlangsung, tetapi jangan sampai membebani APBA Aceh.
PON XXI atau PON ACEH SUMUT 2024 merupakan pertandingan multi olahraga nasional ke-21, yang dijadwalkan berlangsung dari 5 hingga 19 September 2024 dengan Aceh dan Sumatera Utara sebagai tuan rumah.
(Aak)