Polisi Tutup Jalur Wisata Menuju Puncak Darajat Garut

(foto: Antara)

Bagikan

GARUT,TM.ID: Kepolisian Resor Garut menutup jalur utama menuju objek wisata Puncak Darajat di Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Hal itu dilakukan demi mencegah kepadatan arus kendaraan malam pergantian Tahun Baru seperti yang pernah terjadi tahun sebelumnya.

“Kami akan melakukan penutupan arus lalu lintas menuju ke atas Garut. Itu supaya menganulir terjadinya penumpukan masyarakat, ataupun ketidakteraturan di Puncak Darajat Pass,” kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono di Garut, Sabtu (31/12/2022).

BACA JUGA: Jalur Puncak-Cianjur Ditutup Jelang Malam Pergantian Tahun

Dia mengatakan, pihaknya memberlakukan penutupan jalur utama menuju objek wisata Darajat atau mulai pukul 21.00 WIB sampai masuk tahun baru pada Minggu 01.00 WIB.

Kebijakan itu, kata dia, sudah terlebih dahulu dibahas dengan pemangku kebijakan, dan juga pengelola objek wisata di kawasan Darajat, hingga akhirnya disepakati ditutup untuk menuju puncak dalam waktu yang sudah ditentukan.

“Maka kami tutup jam 9 sampai dengan jam 1, kami sudah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk pemilik wisata di Darajat,” kata Kapolres.

Dia mengatakan, alasan menutup jalan menuju wisata Darajat itu karena belajar dari pengalaman sebelumnya saat operasi pengamanan tahun baru 2022, dan Idul Fitri.

Kawasan itu, kata dia, seringkali menjadi tujuan masyarakat maupun wisatawan sehingga terjadi penumpukan kendaraan dan juga orang yang menimbulkan ketidakaturan.

“Tahun lalu termasuk saat Operasi Ketupat banyak masyarakat menghabiskan pergantian tahun itu di puncak, satu sisi kami mengantisipasi supaya tidak beban terlalu tinggi juga di Darajat, maka kami batasi,” katanya.

Ia menyampaikan sejumlah personel kepolisian dari berbagai unsur kesatuan maupun dari instansi lainnya telah diterjunkan untuk melakukan pengamanan arus lalu lintas pada malam pergantian tahun.

Ia berharap operasi pengamanan tahun baru berjalan lancar, tertib, tidak ada gangguan keamanan atau hal lain seperti bencana alam yang saat ini harus diwaspadai oleh masyarakat.

“Perubahan cuaca yang tidak menentu, kita berdoa bersama, semoga tidak ada bencana di akhir tahun ini, dan termasuk di tahun 2023,” katanya.

(Agung)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.