Mozaik Ramadhan

Pemilu 2004 Jadi Era Dimulainya Pemilihan Presiden

Pemilu 2004
Foto: Dok.Teropongmedia

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Pemilu 2004 mencatat sejarah baru dalam pesta demokrasi Indonesia sebagai momen penting yang menandai transisi menuju era pemilihan presiden langsung oleh rakyat.

Dilaksanakan tanggal 5 April 2004, pemilu tersebut tidak hanya mengizinkan warga negara untuk memilih anggota DPR, DPD, dan DPRD, namun juga menentukan siapa yang akan memimpin negeri ini.

Namun, perlu dicatat bahwa sebelum memasuki era pilpres, Indonesia telah melewati perjalanan panjang dalam sejarah pemilihan umum. Pemilu pertama setelah proklamasi kemerdekaan, yaitu Pemilu 1955, menandai langkah awal dalam membangun sistem politik demokratis.

Baca Juga:Mengenal Apa itu Tugas Saksi Partai Pemilihan Umum Indonesia 2024

Dilaksanakan di bawah konteks Demokrasi Parlementer dengan Kabinet Burhanuddin Harahap, proses pemungutan suara dilakukan dua kali untuk memilih anggota DPR dan anggota Dewan Konstituante.

Selanjutnya pada masa Orde Baru yang dipimpin Presiden Soeharto menyaksikan, penyelenggaraan enam kali pemilu antara tahun 1971 hingga 1997. Pemilu dalam periode ini menggunakan sistem perwakilan berimbang dengan stelsel daftar, menegaskan dominasi politik rezim Orde Baru selama 32 tahun.

Era reformasi dimulai dengan Pemilu 1999, yang merupakan puncak dari gerakan rakyat untuk menuntut perubahan setelah lengsernya Soeharto. Proses pemungutan suara pada tanggal 7 Juni 1999 melibatkan 48 partai politik dan menghasilkan terpilihnya Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden dan Wakil Presiden melalui MPR.

Kembali ke Pemilu 2004, inilah saat di mana Indonesia memasuki era baru dalam proses demokrasi. Diselenggarakan pada tanggal 5 April 2004, pemilu ini memberikan hak kepada rakyat untuk memilih langsung presiden dan wakil presiden. Tahap kedua pemilihan presiden dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2004 dan 20 September 2004.

Hasilnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK), terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2004-2009.

BACA JUGA: Pandji Pragiwaksono Pilih Golput di Pilpres 2024, Alasannya?

Pemilu 2004 bukan hanya sebuah acara politik rutin, tetapi juga sebuah titik balik dalam sejarah politik Indonesia yang menandai kemajuan dalam arah demokrasi yang lebih inklusif dan transparan. Dengan memungkinkan partisipasi langsung dari rakyat dalam menentukan pemimpin mereka, Indonesia telah melangkah maju menuju kedewasaan politik yang lebih besar dan menjelma menjadi negara demokratis yang kokoh.

 

(Mahardika/Masnur)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
banji bekasi
Banjir Bekasi, Mal Mega Terendam hingga Pengunjung Terjebak
Beta testing Free Fire
Free Fire FF Beta Testing Apk Heboh, Ini Tanggapan dan Link Resmi dari Garena
Banjir Bekasi
Banjir Bekasi 2025 Terparah dalam 10 Tahun Terakhir, 8 Kecamatan Lumpuh Total
Sunan Kalijaga Sindir Hotman
Sunan Kalijaga Sindir Hotman Paris, 'Mari Kita Jaga Lisan'
Paula Verhoeven
Paula Verhoeven Belajar Ikhlas, Terinspirasi dari Maia Estianty
Berita Lainnya

1

Jadwal Imsak Garut Hari Ini

2

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

3

Pemerintah Lanjutkan Kebijakan Gas Bumi Murah (HGBT), Menuju Swasembada Energi

4

Catat! Ada 'Tilang Syariah' dari Korlantas saat Ramadan

5

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!
Headline
Pemkab Bandung pajak wisata
Kang DS Minta Pengusaha Wisata Bayar Pajak untuk Membangun Kabupaten Bandung
pendiri-haidar-alwi-institute-hai-r-haidar-alwi-pilpres
Pertemuan Larut Malam Erick Thohir dengan Jaksa Agung Berpotensi 'Membonsai' Kasus Pertamina Patra Niaga
prabowo kabinet merah putih
Prabowo Kumpulkan Kabinet Merah Putih dan Pimpin Taklimat Sore Ini
banjir Jabodetabek
Kemensos Gelontorkan Rp 2 Miliar Untuk Korban Banjir Jabodetabek

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.