Pakai Kaos Bertuliskan ‘Hanya Ada Dua Gender’, Siswa AS Diusir dari Sekolah

siswa AS gender
(Instagram @sahabatsurga)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Massachusetts, AS, Liam Morrison, dipulangkan pihak sekolah setelah menolak mengganti kausnya yang bertuliskan There are only two genders (Hanya Ada Dua Gender).

Pihak sekolah beralasan bahwa pesan pada kaus tersebut dinilai membuat sejumlah siswa lain merasa tidak nyaman dan mengganggu konsentrasi belajar.

“Aku diminta melepas baju jika ingin kembali ke kelas,” ucap Morisson dalam rekaman video yang diunggah akun Instagram @sahabatsurga, dikutip Senin (17/11/2025).

Insiden ini memicu perdebatan mengenai batasan antara kebebasan berekspresi dan penciptaan lingkungan belajar yang inklusif.

“Dan ketika aku menolak, pihak sekolah langsung menelpon ayahku. Untungnya ayah mendukung keputusanku, lalu menjemputku,” sambungnya.

Morrison, dalam pernyataannya, membantah klaim sekolah dan menyatakan bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap hak kebebasan berpendapatnya.

“Saya hanya menyampaikan keyakinan saya. Saya tidak bermaksud menyerang siapa pun,” tegas Morrison.

Ia mengklaim bahwa tidak ada siswa yang terganggu secara langsung selama pelajaran berlangsung, dan bahkan beberapa rekannya justru memberikan dukungan.

Morrison berharap sekolah dapat menemukan cara yang lebih bijaksana dalam menangani perbedaan pendapat di antara siswa. Ia menegaskan,

“Sekolah seharusnya dapat menghadapi perbedaan pandangan tanpa harus mengusir siswa dari kelas,” tegas dia.

BACA JUGA

Ketimpangan Gender Struktural

Soal Kasus Kontes Kecantikan Transgender di Jakpus, Polisi Pastikan Akan Periksa Pihak Hotel dan Kontestan

Kebijakan sekolah yang melarang pesan di pakaian yang dianggap “mengganggu” atau “menciptakan lingkungan yang tidak inklusif” kini menjadi sorotan.

Kasus ini diperkirakan akan memicu diskusi lebih lanjut mengenai sejauh mana institusi pendidikan dapat mengatur ekspresi personal siswa di Amerika Serikat.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City
WhatsApp Image 2026-08-10 at 18.25
Wali Kota Bandung Titip Pesan Kebangsaan kepada Paskibraka, Bukan Sekadar Baris-Berbaris