JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Bassist Limp Bizkit, Sam Rivers, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (18/10/2025) waktu setempat. Rivers menghembuskan nafas terakhir di usia 48 tahun.
abar duka ini diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi Limp Bizkit, yang menyampaikan pernyataan emosional dari seluruh anggota band. Dalam unggahan tersebut, mereka menggambarkan Rivers bukan hanya sebagai rekan bermusik, melainkan sosok yang menjadi “detak jantung” dari perjalanan karier grup nu metal asal Amerika Serikat tersebut.
“Hari ini kami kehilangan saudara kami. Rekan satu band kami. Detak jantung kami,” tulis Fred Durst dan anggota Limp Bizkit lainnya dalam unggahan penuh duka, disertai foto Rivers yang sedang tampil di atas panggung.
Dalam pernyataan itu, Limp Bizkit menekankan bahwa kontribusi Sam Rivers lebih dari sekadar peran sebagai pemain bass. Ia dianggap sebagai jiwa dan energi utama di balik identitas musik band yang telah menginspirasi jutaan penggemar di seluruh dunia sejak akhir 1990-an.
Baca Juga:
Cerita Kocak Ozzy Osbourne Berhenti LSD Gegara Ngobrol Sama Kuda
Paul Gallagher Kakak dari Noel dan Liam Oasis Terjerat Kasus Perkosaan dan Ancaman Pembunuhan
Pernyataan resmi itu turut menggarisbawahi betapa besar pengaruh Rivers dalam membentuk karakter musik mereka.
“Sam Rivers bukan hanya pemain bass kami. Ia adalah keajaiban murni denyut nadi di balik setiap lagu, ketenangan di tengah kekacauan, dan jiwa di dalam suara kami,” tulis mereka.
Unggahan tersebut juga mengenang perjalanan panjang bersama Rivers — dari tur dunia hingga proses kreatif di studio.
“Kami berbagi begitu banyak momen: momen liar, momen tenang, momen indah. Setiap momen itu lebih berarti karena Sam ada di sana,” lanjut pernyataan tersebut.
“Kami mencintaimu, Sam. Kami akan selalu membawamu bersama kami. Tenanglah, saudaraku. Musikmu tak akan pernah berakhir.”
Ungkapan duka tersebut ditandatangani langsung oleh seluruh anggota: Fred Durst, John Otto, Wes Borland, dan DJ Lethal.
Melalui kolom komentar di unggahan yang sama, DJ Lethal turut menyampaikan pesan kepada para penggemar untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Rivers dengan cara yang istimewa.
“Berikan bunganya untuk Sam — mainkan bassline Sam Rivers sepanjang hari!” tulis DJ Lethal, mengajak penggemar di seluruh dunia merayakan warisan musik sang bassist.
Seruan ini mendapat ribuan tanggapan dari para penggemar, yang membanjiri kolom komentar dengan pesan belasungkawa, video konser, serta kutipan lagu-lagu Limp Bizkit seperti My Way, Break Stuff, hingga Rollin’, yang sebagian besar menampilkan ciri khas bassline garapan Sam Rivers.
Perjalanan Musik Sam Rivers
Sam Rivers dikenal sebagai salah satu bassist paling berpengaruh di ranah nu metal. Bersama Limp Bizkit, ia turut membentuk warna musik agresif yang memadukan rap, metal, dan funk, yang membuat band ini menembus arus utama industri musik dunia.
Limp Bizkit meraih popularitas global lewat album Significant Other (1999) dan Chocolate Starfish and the Hot Dog Flavored Water (2000), dua karya yang melambungkan nama Rivers di antara deretan bassist terbaik era 2000-an.
Selain bermusik, Rivers dikenal rendah hati dan sangat dekat dengan para penggemar. Ia juga sempat terlibat dalam beberapa proyek musik di luar Limp Bizkit, memperluas pengaruhnya di dunia rock alternatif.
Kepergian Sam Rivers meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan rekan band, tetapi juga bagi jutaan penggemar yang tumbuh bersama musik Limp Bizkit.
Kini, dunia musik kehilangan salah satu “denyut nadi” paling berpengaruh di genre nu metal — tetapi warisannya akan terus hidup dalam setiap dentuman bass yang pernah ia mainkan.
(Dist)


