BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Lagu terbaru ciptaan Ajhay Pasma berjudul “Cinta Dari Seberang”, yang dibawakan oleh Difarina Indra Adella dan Fendik Adella, tengah mencuri sorotan di dunia musik Tanah Air. Video musiknya yang rilis di YouTube pada 5 Desember 2025 langsung melesat ke daftar Top 20 Trending Musik Indonesia.
Dengan durasi 7 menit 58 detik, video tersebut berhasil mendulang sekitar 450 ribu tayangan hingga Selasa (9/12/2025). Kolom komentarnya juga dipenuhi apresiasi dari pendengar yang terpikat oleh nuansa romantis dalam lagu ini.
“Cinta Dari Seberang” mengusung cerita cinta yang disampaikan lewat dialog dua tokoh, menjadikannya terasa lebih hangat dan interaktif. Dengan sentuhan pop melayu yang lembut, chemistry vokal Difarina dan Fendik membuat lagu ini terasa hidup dan penuh warna.
Lirik Lagu Cinta Dari Seberang – Ajhay Pasma
Kupandang-pandang adik dari seberang
Cantik juga rupamu sungguh menawan
Bolehkah abang bertanya
Apa adik ada yang punya
Jika belum kuingin nyatakan cinta
Jauh sungguh abang mencari cinta
Apakah ada cinta di seberang sana
Bertemu langsung bertanya
Aku ini milik siapa
Aduh abang aku ini milik ayah dan bunda
Mari main tebak-tebakan sayang
Apa beda cincin sama kamu
Jikalau adik benar menjawab
Kan kuberi sekuntum mawar indah
Mana mungkin aku tau
Bedanya cincin sama diriku
Janganlah abang coba merayu
Nanti marah ayah dan ibuku
Cincin melekat di jari manis sayang
Kalau adik melekat di hati abang
Baca Juga:
Lirik Lagu Juicy Luicy Elu-elukan, Cocok Buat yang Belum Move On
Makna Lagu “Cinta Dari Seberang”
Keunikan lagu ini terletak pada format percakapan yang menghadirkan interaksi manis antara dua karakter. Sang pria mencoba mendekati dengan rayuan halus, sementara sang gadis menanggapi dengan lugu dalam balutan nilai keluarga.
Liriknya menggambarkan proses jatuh cinta yang polos: seorang pria mengagumi gadis dari kejauhan, sementara sang gadis merespons dengan kejujuran yang lucu dan apa adanya. Kesederhanaan dialog ini justru jadi daya tarik utama lagu.
Pesan yang tersirat bukan hanya tentang cinta pertama yang tumbuh dari ketertarikan, tetapi juga tentang pentingnya komitmen, kesopanan, dan menghargai keluarga dalam hubungan. Kesederhanaannya membuat lagu ini terasa relatable — khas karya Ajhay Pasma.
(Dist)