Kunci Sukses Kopdes Merah Putih, Pengamat Soroti Pentingnya SOP dan Indikator Kinerja

Kopdes Merah Putih
Kopdes Merah Putih (dok.)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Program penempatan manajer dalam Koperasi Desa Merah Putih dinilai belum akan efektif tanpa kejelasan sistem kerja yang terukur. Pengamat koperasi, Agung Sujatmiko, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada standar operasional prosedur (SOP) yang rinci serta indikator kinerja yang jelas.

Menurut Agung, pemerintah perlu memastikan setiap manajer yang ditempatkan memiliki panduan tugas yang tegas, termasuk posisi dan kewenangannya dalam struktur koperasi.

“Peran manajer harus jelas, karena mereka tidak hanya menjalankan operasional, tetapi juga membawa mandat program pemerintah,” ujarnya.

Ia yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Koperasi menilai, posisi manajer seharusnya menjadi penggerak utama penguatan kelembagaan koperasi di desa, bukan sekadar pelaksana administratif.

Lebih jauh, Agung menekankan pentingnya indikator kinerja sebagai alat ukur keberhasilan. Evaluasi tidak boleh hanya berbasis aktivitas rutin, tetapi harus mampu melihat dampak nyata terhadap pertumbuhan koperasi.

“Tugas mereka adalah menjadikan koperasi sebagai agregator dan konsolidator ekonomi desa, bukan hanya pegawai administrasi,” tegasnya.

Baca Juga:

Targetkan Kopdes Merah Putih Selesai Tahun Ini

Selain aspek manajerial, kemampuan inovasi juga menjadi sorotan. Manajer dituntut mampu mengembangkan potensi lokal, seperti mengolah hasil pertanian agar memiliki nilai tambah serta memperkuat sistem distribusi hingga menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ekspor.

Agung menilai, jika SOP dan indikator kinerja telah disusun dengan baik, maka tahap berikutnya adalah konsistensi pemerintah dalam melakukan pendampingan dan evaluasi berkelanjutan.

Sebagai bagian dari program ini, pemerintah telah membuka rekrutmen 30.000 manajer koperasi desa yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia. Para manajer tersebut nantinya akan bekerja di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema kontrak kerja dua tahun.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Kucing Uya Kuya Kembali, Sang Presenter Ungkap Rasa Syukur

3

Begini Cara Reschedule Tiket Kereta Api yang Benar Melalui Acces by KAI!

4

Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor

5

KDM Kebut Pembangunan TPPAS Legok Nangka
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri