KPK: Uang Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bisa Bangun Puluhan Kilometer Jalan!

Fadia Arafiq
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (Pemkab Pekalongan).
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mencapai Rp24 miliar.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan ,bahwa angka tersebut merupakan selisih dari kontrak pengadaan outsourcing yang diterima PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) dengan pembayaran riil kepada pegawai.

PT RNB, perusahaan yang disebut terkait keluarga bupati, menerima total transaksi Rp46 miliar dari kontrak dengan perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Pekalongan sepanjang 2023–2026. Namun, pembayaran untuk gaji pegawai outsourcing hanya sekitar Rp22 miliar.

“Rp24 miliar itu kalau dibuatkan rumah layak huni di masyarakat Pekalongan dengan indeks per rumah Rp50 juta, itu bisa sekitar 400-an rumah,” kata Asep, Kamis (5/3/2026).

Bisa Bangun Jalan Puluhan Kilometer

Asep juga mengilustrasikan dampak nilai kerugian tersebut jika digunakan untuk pembangunan infrastruktur daerah.

“Kalau dibikin jalan, jalan kabupaten yang biaya per kilometer Rp250 juta, itu sekitar 50–60 km,” ujarnya.

“Bayangkan kalau itu bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat,” sambungnya.

Pernyataan itu menjadi penekanan bahwa dugaan praktik korupsi tidak hanya berdampak pada kerugian fiskal, tetapi juga menghambat pembangunan layanan publik di daerah.

Rincian Aliran Dana ke Keluarga

KPK mengungkap dari Rp24 miliar selisih pembayaran tersebut, sekitar Rp19 miliar atau 40 persen dari total transaksi diduga dinikmati dan dibagikan kepada keluarga bupati, dengan rincian:

  • Fadia Arafiq: Rp5,5 miliar
  • Suami bupati, Mukhtaruddin Ashraf Abu: Rp1,1 miliar
  • Direktur PT RNB, Rul Bayatun: Rp2,3 miliar
  • Anak bupati, Muhammad Sabiq Ashraff: Rp4,6 miliar
  • Anak bupati, Menhaz Na: Rp2,5 miliar
  • Penarikan tunai: Rp3 miliar

Baca Juga:

Terjaring OTT KPK, Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Hukum Lantaran Biduan

OTT Pekalongan Bertambah, KPK Ringkus 11 Orang Termasuk Sekda

KPK menyatakan proses penyidikan masih terus berjalan untuk menelusuri aliran dana serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara ini.

Kasus ini kembali menyoroti praktik pengadaan jasa outsourcing di pemerintah daerah yang rawan konflik kepentingan dan penyalahgunaan kewenangan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kiper Timnas Emil Audero
Clean Sheet! Emil Audero Jadi Tembok Rayo Vallecano
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emil Audero Mulyadi ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan Rayo...
IMG-20261031-WA0000
Maknai Sumpah Pemuda, YBM dan Srikandi PLN Majalaya Hadirkan Harapan bagi Warga Ciparay
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
IMG-20261030-WA0008
Semangat Gotong Royong, PLN Majalaya Dukung Kesiapsiagaan Bencana dan Edukasi Keselamatan Listrik di Ciwidey
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan...
Erick Thohir
Pemerintah Kucurkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet Asian Games 2026
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengucurkan bonus senilai Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih...
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
Berita Lainnya

1

1735641413470-2-scaled-10
Bayangan Warisan
Tampak sosok bertopeng dengan ekspresi wajah garang dan taring mencolok yang berdiri kokoh di tengah...

2

Persib Jadi Tim Pertama Yang Terapkan Zero Waste Management
Persib Jadi Tim Pertama Yang Terapkan Zero Waste Management
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Persib Bandung menjadi tim pertama yang menerapkan konsep Zero Waste...

3

IMG_8753_11zon-1_11zon-scaled-3
Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat
Teriakan massa yang merasa prihatin dengan keadaan negara tercinta yang semakin hari semakin memprih...

4

Awas, Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Kolom Abu Teramari 8.0000 Meter
Awas, Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Kolom Abu Teramati 8.000 Meter
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan,...

5

1740659438313-01-1-2
Sayuran rawa yang kaya akan manfaat dan potensi ekonomi
Medan, SUAR MAHASISWA  Genjer memiliki potensi yang besar untuk menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...