KPK Terbitkan Sprindik Umum Dugaan Korupsi PMT Balita dan Ibu Hamil di Kemenkes

Korupsi PMT
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum terkait dugaan korupsi dalam program pengadaan makanan tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil di Kementerian Kesehatan pada periode 2016–2020.

Sprindik umum tersebut belum mencantumkan nama tersangka, karena penetapannya akan dilakukan seiring berjalannya proses penyidikan.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut langkah penerbitan Sprindik umum dilakukan sebagai upaya mencegah adanya gugatan praperadilan dari pihak yang kelak ditetapkan sebagai tersangka.

“Rencananya Sprindik umum. Begini, jadi kita di beberapa perkara kita digugat Praperadilannya,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, mengutip Cnnindonesia, Jumat (26/9/2025).

Asep menerangkan, gugatan praperadilan umumnya diajukan tersangka dengan alasan belum pernah diperiksa sebagai tersangka pada tahap penyidikan. Karena itu, penerbitan Sprindik umum dinilai sebagai langkah strategis bagi KPK untuk memperdalam dugaan perbuatan para tersangka.

“Salah satunya adalah karena belum melakukan pemeriksaan terhadap yang kita tetapkan tersangka. Nah, makanya kita menggunakan Sprindik umum sekaligus untuk memperdalam perbuatan dari masing-masing,” ujar Asep.

Dia bilang Sprindik umum juga tidak menghilangkan tindakan penyidik yang dapat melakukan penggeledahan dan penyitaan.

“Sehingga penentuan terhadap tersangkanya itu menjadi lebih kuat. Kenapa lebih kuat? Karena kita bisa memiliki banyak informasi dan data yang diperoleh pada saat upaya paksa tadi. Penggeledahan, penyitaan, kita membuka barang bukti elektroniknya, dan lain-lain, sehingga itu lebih menguatkan kita ketika kita atau kami menetapkan tersangkanya. Seperti itu keuntungannya,” tutur Asep.

Lebih lanjut, dia menambahkan kasus dugaan korupsi pengadaan PMT ini sudah memasuki tahap akhir.

Pada Rabu, 6 Agustus lalu, Asep mengungkap dugaan modus korupsi dalam program PMT bagi balita dan ibu hamil di Kementerian Kesehatan periode 2016–2020.

Ia menjelaskan, program tersebut seharusnya ditujukan untuk memberikan asupan nutrisi kepada ibu hamil dan anak-anak yang mengalami tengkes atau stunting melalui pemberian makanan tambahan berupa biskuit. Namun, kandungan gizi dalam biskuit tersebut justru dikurangi.

Menurut Asep, premix yang terdiri dari campuran vitamin, mineral, dan bahan tambahan lain juga ikut dikurangi.

“Faktanya, biskuit ini nutrisinya dipangkas. Jadi, lebih banyak gula dan tepungnya, sementara premix-nya dikurangi,” ujar Asep pada Rabu (6/8/2025) malam.

Baca Juga:

Diduga Cemarkan Zat Radioaktif ke Udang Beku, KLH Segel PT PMT

Turunkan Angka Stunting, Desa Patrolsari Bagikan Vitamin A dan PMT Balita

Kondisi itu, lanjutnya, tidak hanya menurunkan kualitas gizi biskuit, tetapi juga berdampak pada harga produk.

“Jadi, harganya menjadi lebih murah. Di situlah timbul kerugian,” imbuhnya.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...