Kalbar Dorong Petani Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

tanam cabai
(web)

Bagikan

PONTIANAK,TM.ID : Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemerintah Provinsi Kalbar Florentinus Anum mengatakan, pihaknya terus mendorong gerakan tanam cabai secara swadaya oleh petani karena dari sisi pendapatan dapat menguntungkan dan untuk daerah pasokan bisa terpenuhi sehingga bisa mengendalikan inflasi.

“Cabai termasuk  komoditi pangan strategis dan bisa menjadi penyumbang inflasi. Peranan semua pihak untuk menjaga kontinuitas produksi cabai sangat penting,” ujarnya di Pontianak, Rabu (8/3/2023).

Menurut dia, pengembangan komoditi cabai cukup potensial dan sangat menguntungkan petani karena itu kita berharap dan terus mendorong serta menggerakkan tanam cabai secara swadaya mandiri oleh petani.

Ia mengatakan untuk memenuhi ketersediaan cabai perlu peran bersama agar stok dan harga cabai terus stabil.

Dari sisi petani akan mendapatkan keuntungan yang layak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Sedangkan dari sisi konsumen atau masyarakat harganya tidak terlalu tinggi atau dapat terjangkau sehingga daya beli konsumen tetap terjaga,” ucap dia.

Untuk menjaga budidaya terus hadir, ia mendorong penyuluh untuk terus memotivasi, membina dan mengawal para petani agar dapat budidaya cabai dan komoditi strategis lainnya.

“Dampingi petani sampai pada pemasaran agar usaha petani secara swadaya mandiri mendapatkan keuntungan dan bisa meningkatkan nilai tukar petani hortikultura,” ucapnya.

Untuk memastikan keberlanjutan budidaya cabai swadaya yang dilakukan petani di Kalbar, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar, Florentinus Anum melakukan kunjungan sekaligus memotivasi petani di Desa Mentonyek, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak.

Kunjungan ke beberapa hamparan tanaman cabai yang dibudidaya di lereng perbukitan di Desa Mentonyek tersebut bertujuan dalam rangka memastikan gerakan tanam cabai secara swadaya.

Setiap hamparan 1- 2 hektare cabai di lerang perbukitan tersebut digarap oleh satu petani. Dalam kawasan tersebut sendiri sekitar 8 hektare.

Satu di antara petani cabai Mentoyek, Martinus mengatakan saat ini ia mengelola lahan budidaya cabai seluas 1,04 hektare.

Untuk jarak tanam 80 cm dan bedeng 2 meter dengan dengan jumlah populasi yang ada 6.460 batang cabai rawit.

BACA JUGA: Harga Cabai Lokal di Pangkalpinang Melambung Hingga Rp80 Ribu Per Kg

Sekali panen biasa mendapat 250 kilogram dan bisa dipanen 2 kali seminggu selama satu tahun. Puncak panen hari itu bisa mencapai 681 kilogram.

Total panen 7.235 kilogram sudah 30 kali panen dengan harga Rp.45.000 yang dibeli oleh pengumpul langsung di lokasi kebun.

“Omset pendapatan yang diterima senilai Rp325.575.000 yakni untuk penjualan ke pasar di Kota Pontianak,” ucap dia.

Terkait budidaya cabai yang dibantu pemerintah Provinsi Kalbar menyasar di beberapa kabupaten atau kota.

Luas yakni masing – masing 20 hektare di Ketapang, Bengkayang, Mempawah, Sekadau, Sintang, Sambas dan Melawi. Kemudian masing – masing 10 hektare di Kubu Raya, Landak dan Singkawang.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Film Netflix
5 Rekomendasi Film Netflix, Kamu Pasti Penasaran!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.