BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku usaha di Indonesia melalui penyelenggaraan JLC Member Gathering 2026. Kota Bandung menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang mengusung tema “Connect Collaborate Grow”, sekaligus menjadi ajang bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan keterampilan, memperluas jaringan, dan memperkuat kolaborasi bisnis di tengah persaingan ekonomi digital.
Kegiatan yang berlangsung di Hilton Hotel Bandung, Rabu (15/7/2026), merupakan bentuk apresiasi JNE kepada para anggota JNE Loyalty Card (JLC) yang selama ini setia menggunakan layanan pengiriman JNE. Setelah Bandung, kegiatan serupa akan digelar di sembilan kota lainnya, yakni Tangerang, Bekasi, Bogor, Depok, Cikarang, Medan, Jakarta, Surabaya, dan Semarang.
Tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, JLC Member Gathering dirancang sebagai ruang belajar sekaligus wadah berbagi pengalaman antar pelaku usaha. Para peserta mendapatkan berbagai wawasan mengenai tren bisnis terkini, strategi pemasaran digital, hingga inovasi layanan logistik yang dapat mendukung pertumbuhan usaha mereka.
Research & Product Division Head JNE, Davis Gunawan Hidayat, membuka acara dengan memaparkan berbagai inovasi layanan terbaru yang dikembangkan perusahaan untuk menjawab kebutuhan pelanggan dan pelaku usaha di era digital.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah kisah sukses dari Maternal Disaster, brand fashion asal Bandung yang telah berkembang hingga pasar internasional. Head of Marketing Maternal Disaster, Dinarso Ghandi, membagikan perjalanan bisnis perusahaan yang mampu bertahan sejak 2003 dengan terus beradaptasi terhadap perubahan pasar melalui pemanfaatan teknologi digital dan strategi pemasaran yang tepat.
Menurut Dinarso, membangun bisnis saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Kemampuan membaca kebutuhan pasar, memperluas jaringan, serta memanfaatkan teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing usaha.
“Kami berharap pengalaman yang kami bagikan dapat menjadi inspirasi bagi para member JLC untuk menemukan strategi baru dalam mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Selain sesi inspiratif, peserta juga mengikuti forum diskusi yang memungkinkan para pelaku usaha saling bertukar pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan bisnis. Forum ini menjadi kesempatan bagi para brand owner untuk memperoleh solusi sekaligus membangun kolaborasi dengan sesama anggota komunitas JLC.
Sebagai bentuk penghargaan kepada para pelanggan setia, JNE juga menyerahkan hadiah JLC Race 2025 kepada para member berprestasi di wilayah Jawa Barat. Pemenang dengan revenue tertinggi menerima hadiah satu unit sepeda motor, sementara penghargaan bagi member dengan volume transaksi terbanyak diberikan dalam bentuk logam mulia seberat 12 gram. Acara turut dimeriahkan dengan pembagian door prize sebelum ditutup dengan makan siang bersama.
Davis Gunawan Hidayat menegaskan bahwa JLC Member Gathering merupakan bagian dari komitmen JNE untuk terus memberikan nilai tambah kepada para pelaku usaha.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para member memperoleh insight, strategi baru, dan semangat untuk terus berinovasi sehingga mampu mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan di era digital,” katanya.
Sementara itu, SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, mengatakan bahwa program JLC merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan pelanggan sekaligus menciptakan ekosistem bisnis yang saling mendukung.
Menurutnya, semangat “Connecting Happiness” tidak hanya diwujudkan melalui layanan pengiriman, tetapi juga dengan menghadirkan ruang kolaborasi yang mampu membuka peluang usaha baru bagi para member JLC.
Program JNE Loyalty Card (JLC) sendiri telah hadir sejak 2009 dan kini memiliki sekitar 800 ribu anggota di seluruh Indonesia. Selain memberikan berbagai keuntungan berupa penukaran poin dengan gadget, voucher belanja, tiket hiburan, hingga donasi, JLC juga secara rutin menghadirkan program pemberdayaan yang membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnisnya.











