Jejak Karier Veda Ega Pratama hingga Jadi Pebalap Utama Moto3 Red Bull

Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama (Foto: Dok.Red Bull).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Perjalanan karier Veda Ega Pratama yang menunjukkan konsistensi dari ajang motocross usia dini hingga berkembang menjadi juara Asia Talent Cup, bersinar di Red Bull Rookies Cup sampai akhirnya resmi menjadi pembalap Moto3.

“Semua bermula ketika saya berusia 6 tahun. Saya mencintai balap karena sejak kecil sering melihat ayah saya berlatih dan bertanding di kelas Supersport 600 Kejuaraan Nasional. Saya mengikuti balapan pertama saat usia 6 tahun. Ayah dan ibu selalu mendukung serta mendampingi saya,” kata Veda dikutip dari laman resmi Redbull, Kamis (12/2/2026).

Karier Veda dimulai pada 2016 saat ia menembus Top 4 National Motocross 50cc. Setahun kemudian, ia masuk jajaran Top 15 National Motocross 65cc. Prestasi ini menjadi fondasi penting sebelum dirinya beralih kedalam dunia balap aspal.

Dominasi Nasional: Era Honda Sonic dan One Prix

Memasuki 2018, Veda mulai menunjukkan dominasinya di ajang road race nasional. Ia meraih gelar juara Honda Dream Cup dan Motoprix Championship menggunakan Honda Sonic 150R. Konsistensinya membuat namanya cepat dikenal di paddock nasional.

Tahun 2019 menjadi musim emas. Veda menyapu gelar juara One Prix Championship kelas Beginner, Honda Dream Cup Rookie Class, serta menjadi yang terbaik di Astra Honda Racing School dengan Honda NSF 100. Prestasi ini mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pembalap muda paling menjanjikan di Indonesia.

Menaklukkan Asia: Juara Asia Talent Cup 2023

Langkah Veda ke level Asia dimulai secara bertahap. Pada 2022, ia finis peringkat tiga Asia Talent Cup dengan tiga kemenangan seri. Namun puncaknya terjadi pada 2023.

Dengan torehan sembilan kemenangan dari 12 balapan, Veda memastikan diri sebagai Juara Asia Talent Cup 2023 menggunakan Honda NSF 250R. Dominasi tersebut menjadi bukti kematangan teknik, mental, dan konsistensi balapnya. Di tahun yang sama, ia juga meraih posisi tiga Asia Road Racing Championship kelas Honda CBR250RR.

““Pencapaian terbesar saya sejauh ini adalah menjuarai Asia Talent Cup 2023 karena saya menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar tersebut. Kesuksesan pertama ini akan selalu saya kenang,” kata Veda.

“Saya belajar banyak dari Asia Talent Cup 2023, terutama bagaimana bersaing dengan pembalap lain, mendapatkan set-up terbaik, dan menemukan posisi berkendara yang ideal,” lanjutnya.

Baca Juga:

Veda Ega Pratama Wakili Indonesia di JuniorGP 2025, Ini Jadwal Lengkapnya

Merintis Ke Eropa: Red Bull Rookies Cup dan Lonjakan Prestasi

Debut Veda di Red Bull Rookies Cup 2024 langsung menghasilkan peringkat delapan klasemen akhir, dengan podium di Spielberg sebagai hasil terbaik. Adaptasinya terbilang cepat untuk ukuran rookie di kompetisi Eropa yang sangat ketat.

Musim 2025 menjadi bukti lonjakan performa luar biasa. Veda finis sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup dengan tiga kemenangan, dua podium kedua, dan satu podium ketiga. Ia mencatat kemenangan di Sachsenring (Jerman) serta sapu bersih di Mugello (Italia), juga podium di Spielberg (Austria) dan Jerez (Spanyol).

“Saya ingin menjadi juara di Red Bull Rookies Cup. Sangat berarti bagi saya ketika melihat orang lain bahagia dan bangga melihat saya menang serta membawa nama Indonesia ke level kejuaraan internasional,” ujarnya.

Pembalap Musim Penuh di Moto3

Rangkaian prestasi dari level nasional, Asia, hingga Eropa menunjukkan perkembangan yang terstruktur dan konsisten. Veda Pratama merupakan pembalap berbakat yang menjadi balap motor Indonesia di level internasional.

“Saya ingin menjadi pembalap MotoGP pertama dari Indonesia dan menjadi juara dunia. Perjuangan hari ini adalah satu-satunya cara membangun masa depan yang lebih baik. Kita harus selalu optimistis terhadap diri sendiri,” tegas Veda.

Dengan rekam jejak yang terus menanjak dan pengalaman kompetisi Eropa yang semakin matang, pintu menuju ajang dunia Moto3 tampak semakin terbuka lebar bagi talenta muda asal Indonesia ini.

Strategi marketing Red Bull berbasis olahraga menjadi faktor utama popularitasnya. Brand ini aktif di Formula 1, MotoGP, Red Bull Rookies Cup, hingga olahraga ekstrem seperti BMX dan skateboarding. Eksposur global yang terus berulang dalam siaran kompetisi internasional membuat nama Red Bull terkenal di dunia olahraga ekstrem.

Red Bull Membangun Popularitas Dengan Kekuatan Olahraga dan Komunitas Anak Muda

Red Bull yang dikenal dekat dengan anak muda. Aktif tampil pada ajang Formula 1, MotoGP, Red Bull Rookies Cup, hingga olahraga ekstrem seperti BMX dan skateboarding yang memperkuat citra sebagai brand yang relevan dengan gaya anak muda, khususnya Gen Z. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai lebih efektif dibanding promosi produk secara langsung.

Selain di dunia balap, Red Bull juga menjangkau Gen Z melalui dukungan terhadap event kreativitas, street culture, dan aksi ekstrem. Tindakan yang Red Bull ambil membentuk kesan bahwa mereka merupakan brand yang dekat dengan anak muda.

Menuju Level Dunia dan Harapan Baru Balap Indonesia

Perjalanan karier Veda Pratama dari motocross nasional hingga bersaing di Red Bull Rookies Cup Eropa membuktikan bahwa pembalap muda Indonesia ini mampu menembus persaingan internasional, diperkuat dengan gelar Juara Asia Talent Cup dan status runner-up Red Bull Rookies Cup sebagai indikator kesiapan menuju level dunia.

Dengan pengalaman balap di Eropa yang terus bertambah dan performa yang semakin konsisten, peluang Veda Pratama menuju kejuaraan dunia balap motor semakin terbuka lebar sekaligus menjadikannya harapan baru bagi masa depan balap motor Indonesia di kancah global.


(Magang_UIN Sunan Gunung Djati/Dewa Egi)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City