Honda Beat 2024 Masih Pakai eSAF, Padahal Kasusnya Sempat Horor

honda beat esaf (1)
(Dok.AHM)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — PT Astra Honda Motor (AHM) memutuskan masih menggunakan rangka Enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) pada Honda Beat 2024.

Meski belakangan rangka ini sempat menjadi kontroversi lantaran masalah durabilitas, dengan indikator karat dan patah.

Executive Vice President AHM, Thomas Wijaya rangka eSAF menyatakan, eSAF pada Beat 2024 telah dioptimalisasidan kini lebih baik dan dijamin dengan garansi lima tahun.

“Kami sudah melakukan optimalisasi dan memberikan garansi lima tahun sehingga konsumen bisa merasa lebih nyaman dan tidak perlu khawatir,” ujar Thomas dalam keterangannya di Cikarang, Jawa Barat.

BACA JUGA: Rangka eSAF Diperiksa KNKT dan Kemenhub, Ternyata Masih ada PR!

Honda Beat 2024 hadir dengan beberapa pembaruan pada desain dan fitur. Meski demikian, mesin dan rangka eSAF tetap dipertahankan tanpa perubahan signifikan.

Terbuka Keluhan Honda Beat Masalah eSAF

AHM menyatakan terbuka untuk melakukan pengecekan dan perbaikan jika ada keluhan terkait rangka tersebut.

AHM juga melakukan optimalisasi pada bobot kendaraan, yang mengurangi berat Beat terbaru menjadi 87 kilogram dari sebelumnya 90 kilogram.

Pengurangan ini dicapai dengan menghilangkan beberapa komponen seperti kick starter, mengganti material handle jok dari rubber steel menjadi glass fiber, serta penurunan bobot pada boks mesin.

Mulai Kasus

Diberitakan sebelumnya, Salah satu akun Tiktok bernama @sstorynda20 memperlihatkan rangka motor Vario 160 memperlihatkan kondisinya mengkhawatirkan. Dalam unggahanya terlihat bercak-bercak karat pada bagian rangka.

“Yang lagi viral rangka Esaf, pemakaian baru 3 bulan,” ungkapnya.

Masalah yang sama juga diungkapkan oleh akun tiktok @sujisujyatmika yang mengecek kondisi rangka Honda BeAT. Dalam keterangan akun tersebut, motor diklaim masih baru, tetapi sudah menemukan masalah.

“Ternyata ikut kebagian fitur “tambahan”nya..baru aja 11 hari keluar dari Dealer,” ungkapnya.

Investigasi KNKT

Menindak lanjuti masalah itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan pemeriksaan terhadap rangka eSAF Honda.

KNKT bersama Kemenhub menghabiskan waktu untuk meneliti kontruksi rangka eSAF isu kasus ringkih, sejak bulan Agustus hingga September 2023.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno menekankan kepada masyarakat, agar tidak khawatir terkait isu kualitas eSAF yang belakangan ramai diperbincangkan.

“Hasil Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti telah ditindaklanjuti. Kami bersama KNKT akan mengawal dan mengawasi proses pemeriksaan dan penanganan rangka eSAF ini,” ungkap Hendro Sugiatno, Jumat (15/9/2023).

Tim peneliti Ditjen Hubdat dan KNKT menjelaskan, PT Astra Honda Motor (AHM) membuat eSAF dari bahan High Strength Steel (HSS) yang diproses menjadi rangka dan kemudian dilakukan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping (celup).

KNKT bersama Ditjen Hubdat telah menyaksikan langsung proses produksi di pabrik Honda di Kawasan Industri Indotaise Karawang, Jawa Barat.

Tim peneliti telah melakukan pengamatan terhadap seluruh proses pengendalian kualitas produk, mulai dari tahap penerimaan bahan baku, proses press, proses pengelasan, hingga proses pelapisan.

Item yang diperiksa termasuk dimensi dan ketebalan hasil pelapisan, yang semuanya telah memenuhi standar manufaktur global yang berlaku.

Hasilnya, yang didasarkan pada perhitungan menggunakan metode elemen hingga dan diverifikasi melalui pengujian fisik di fasilitas PT AHM menunjukkan, bahwa struktur rangka eSAF memiliki kekuatan yang cukup dan tidak mengalami daerah kritis atau kelelahan (fatigue) dengan tingkat beban tegangan yang tinggi.

Tegangan yang terjadi masih jauh di bawah Yield Point (batas elastis) dari material rangka tersebut.

Kendati begitu, dalam proses pengamatan lebih lanjut, tim peneliti menemukan adanya masalah karat pada rangka eSAF, terutama pada bagian dalam yang tidak dilapisi pelapisan, serta pada lubang pembuangan di bagian bawah yang memiliki potensi tertutup oleh kotoran.

Hal itu dapat mengakibatkan penyumbatan air dan memungkinkan udara lembab terperangkap di dalam area rangka tersebut. Temuan ini khususnya ditemukan pada rangka eSAF yang digunakan oleh konsumen.

Meskipun struktur rangka eSAF secara umum memiliki kualitas yang baik, temuan karat ini menjadi perhatian utama karena potensi dampak negatifnya terhadap kinerja dan masa pakai produk bagi konsumen.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...