Harga Sembako di Berbagai Daerah Dijual Lampaui HET, Satgas Pangan Ungkap Hal Ini

pangan
Ilustrasi (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pengawasan nasional terhadap distribusi dan harga pangan mengungkap persoalan serius di lapangan. Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menemukan sejumlah komoditas strategis dijual melampaui harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan pembelian (HAP) di berbagai daerah.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengatakan temuan itu merupakan hasil pengawasan intensif Satgas Saber pada periode 5–18 Februari 2026.

“Hasil analisis menunjukkan sejumlah komoditas masih menjadi perhatian karena berada di atas HET, antara lain beras premium Zona III, Minyakita, daging sapi, bawang putih, gula konsumsi di wilayah Indonesia Timur dan kawasan 3TP, serta cabai rawit merah,” ujar Johnny di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, tekanan harga tersebut dipicu kombinasi faktor alam dan distribusi.

“Kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi memengaruhi produksi dan kualitas pangan. Di sisi lain, distribusi membutuhkan waktu dan biaya transportasi yang besar, sehingga berdampak langsung pada harga di tingkat konsumen,” katanya.

Situasi itu mendorong pemerintah memperkuat intervensi lintas sektor. Berbagai langkah disiapkan, mulai dari penyaluran SPHP beras dan jagung, mobilisasi komoditas dari daerah surplus, kerja sama antardaerah, operasi pasar, hingga Gerakan Pangan Murah (GPM). Pemerintah juga menyiapkan dukungan biaya transportasi melalui kebijakan Fasilitasi Dukungan Pangan (FDP) dan Harga Pembelian Beras (HPB).

Salah satu komoditas yang menjadi sorotan utama adalah Minyakita. Meski secara nasional menunjukkan tren penurunan harga di akhir periode pemantauan, produk ini masih dijual di atas HET.

“Minyakita menjadi komoditas yang paling banyak dilaporkan masyarakat melalui hotline pengaduan,” ungkap Johnny.

Ketua Pengarah Satgas Saber sekaligus Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Syahardiantono, menegaskan pendekatan penindakan akan dilakukan tanpa kompromi.

“Seluruh anggota satgas, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, tidak boleh ragu menindak tegas pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga, keamanan, dan mutu pangan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga:

Pembeli Keluhkan Harga Minyakita di Pasar Tagog Padalarang Lampaui HET

Sebagai langkah konkret, Satgas Saber turun langsung ke 14 provinsi untuk melakukan pengecekan berjenjang, mulai dari produsen, distributor lini satu dan dua, hingga pengecer.

“Kami memastikan Minyakita dijual sesuai HET Rp15.700 per liter, tidak ada lagi praktik permainan harga di lapangan,” kata Johnny.

Selain itu, Perum Bulog dan BUMN Pangan yang menerima alokasi 35 persen DMO (domestic market obligation) dari produsen minyak goreng/CPO didorong segera mengintervensi wilayah yang masih mencatat harga tinggi.

“Intervensi harus segera dilakukan, terutama di daerah dengan indeks perkembangan harga (IPH) yang terus naik,” ujarnya.

“Pengawasan akan terus ditingkatkan dan sosialisasi hotline pengaduan akan diperluas agar masyarakat terlibat langsung dalam menjaga stabilitas harga, keamanan, dan mutu pangan nasional,” tutup Johnny.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...