Habib Syakur Kecewa HTI Bikin Metamorfoshow Libatkan Gen Z

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid mengaku sangat menyesalkan adanya kegiatan bertajuk ‘Metamorfoshow’ yang digelar oleh eks petinggi Hizbut Tahrir Indonesia di kawasan TMII, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Apalagi kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan eks HTI yang telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang oleh pemerintah.

“Kegiatan tersebut adalah suatu upaya untuk mengelabuhi generasi muda agar berfikir sempit atas karunia yang diberikan Allah untuk bangsa Indonesia,” kata Habib Syakur dikutip Sabtu (24/2/2024).

BACA JUGA: Pesan Budi Arie untuk Gen Z: Jangan Golput Laporkan Kecurangan Pemilu

Bagi Habib Syakur, kemunculan kegiatan doktrinisasi khilafah kepada anak muda dan generasi Z (Gen Z) tersebut adalah konsekuensi konkret terhadap bagaimana ketidakbijaksanaan dan ketidaktegasan pemerintah saat ini dalam menyikapi ideologi transnasional itu.

“Saya terus terang menyesalkan itu terjadi. Karena sekarang itu pemerintah dari sejak berapa tahun yang lalu HTI sebagai organisasi terlarang tapi ajarannya, pemikirannya, tidak dinyatakan sebagai pemikiran ajaran tersesat,” ujarnya.

“Dan itu terus terang mengelabui anak bangsa, generasi z, mengelabui untuk berfikir sempit seakan-akan tidak bisa menerima karunia Allah di Indonesia ini yang sangat kaya raya, hidup yang sangat bebas, kebebasan ini dalam rangkuman, cakupan nilai-nilai Pancasila. Itu tidak boleh diingkari, kalau mengingkari itu berarti kufur nikmat” sambungnya.

Lebih lanjut, ulama asal Malang Raya ini pun mengarakan bahwa keberadaan kelompok yang disebut Habib Syakur sebagai pengasong Khilafah tersebut akan menjadi bom waktu bagi NKRI. Bagaimana doktrin itu akan semakin masif dan memicu disintegrasi bangsa.

“Nah, kelompok-kelompok ini digalang oleh pimpinan HTI adalah kelompok yang menggiring anak muda Gen Z ini untuk tidak selalu bersyukur kepada Allah atas nikmat karunia di Indonesia dan tidak mendidik cinta Tanah Air dan Bangsa,” tambahnya.

Habib Syakur juga menjelaskan bahwa gerakan-gerakan tersebut berpeluang dan berpotensi untuk membuat bangsa Indonesia terpecah belah dengan tujuan untuk mendirikan daulah khilafah.

“Memporakporandakan Indonesia, mendirikan daulah khilafah, sedangkan daulah khilafah itu sudah zaman dahulu, sejak zaman sahabat nabi sudah selesai. Selebihnya apa? Khilafah yang akan digaungkan apa? Tidak ada,” ujar dia.

Lebih dari itu, Habib Syakur pun meyakini bahwa kelompok khilafah memilik ragam cara untuk melakukan misi politiknya seperti melalui momentum pesta demokrasi, yakni pemilu hingga adanya kepentingan partai politik untuk merangkul suara.

“Pertama yang harus saya garis bawahi, patut diduga partai politik ini penikmat politisasi Identitas, karena disaat mendekati pilpres, pileg, pilkada, mereka menikmati merangkul kelompok khilafah untuk suara. Sedangkan kelompok khilafah ini sebebas-bebasnya merasa dirinya ini ada keluangan untuk menyebarkan ajaran khilafah yang mereka merasa di-back up oleh partai politik. Nah di sini pemerintah tidak melek, tidak sadar bahwa ini harus diterbitkan,” katanya.

“Karena kelompok khilafah mencuci otak anak muda, generasi Z, seluruh rakyat Indonesia, seakan-akan pemerintah Indonesia tidak pernah adil terhadap rakyatnya.

Nah pemerintah dari mulai zaman Soekarno sampai Presiden Jokowi, selalu berusaha berbuat baik untuk rakyat, selalu berusaha memakmurkan rakyat, tapi kan masih punya keterbatasan-ketebatasan,” lanjutnya.

Ditegaskannya lagi, bahwa tidak ada pemerintahan yang sempurna dan tidak akan ada pemerintahan yang berkhianat kepada Pancasila.

BACA JUGA: Adu Unggul Hasil Survey Ganjar, Prabowo dan Anies di Kalangan Milenial dan Gen Z

“Lah ini kelompok khilafah jelas-jelas berkhianat pada Pancasila dan UUD 1945. Maka dari itu saran saya harus menindak tegas bila perlu ajaran khilafah harus dinyatakan aliran tersesat dan terlarang,” tegasnya.

Habib Syakur berharap dan mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk terus menjaga keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dalam menyikapi proses dan tahapan pemilu saat ini dengan sejuk dan tenang. Dengan meningkatkan spiritualitas, maka kedamaian di Indonesia akan terus terwujud.

“Setelah pemilu ini saya berharap kepada seluruh rakyat Indonesia, tetaplah menjaga keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, karena dengan kita melaksanakan itu hati kita semakin bersih semakin jernih menyikapi hal-hal yang terjadi pasca pemilu ini pasti hati kita bisa menyikapi yang jelek itu jelek yang baik itu baik, karena kita semakin bertaqwa meningkatkan keimanan kita kepada Allah,” paparnya.

“Allah membimbing kita dalam segala hal setiap saat setiap detik, hendaklah kuatkan, tingkatkan spiritualitas kita untuk menuju insan Indonesia sejati, semakin cinta tanah air, semakin cinta dan bangsa wujudkan Indonesia damai, dengan tingkatkan spiritualitas kita dan kedamaian akan terwujud,” tutup Habib Syakur.

Laporan wartawan Jakarta : Agus Irawan/Masnur

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025