Golo Loni, Desa Wisata di Lereng Rana Mese yang Menawarkan Keheningan dan Petualangan Alam

Desa Golo Loni
Danau Rana Mese Desa Golo Loni (Foto: Kemenparekraf)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Golo Loni selalu datang dengan cara yang lembut. Kabut tipis perlahan terangkat dari hamparan sawah hijau, membuka pemandangan perbukitan yang mengelilingi desa seperti pelukan alam. Udara pegunungan yang sejuk menyapa siapa pun yang melangkah masuk, membawa rasa tenang yang sulit ditemukan di kota-kota besar.

Terletak di Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Desa Golo Loni berada sekitar 45 menit perjalanan dari Borong, ibu kota kabupaten. Dari Ruteng, jaraknya bahkan lebih dekat, sekitar 25 kilometer melalui jalur Trans Flores yang beraspal mulus. Akses yang relatif mudah ini membuat Golo Loni perlahan menjadi persinggahan baru bagi para pencari ketenangan.

Desa yang dihuni sekitar 1.530 jiwa atau 332 kepala keluarga ini mulai menata diri sebagai desa wisata sejak 2020. Namun, pengembangan tersebut tidak mengubah wajah aslinya. Golo Loni tetap berdiri sebagai desa yang setia pada alam dan budaya, menjadikan keduanya sebagai napas utama kehidupan warganya.

Di jantung desa, Danau Rana Mese terhampar tenang. Danau alami seluas kurang lebih lima hektar ini terletak di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, dengan kedalaman mencapai 43 meter. Airnya tampak gelap kehijauan, dikelilingi pepohonan rindang yang menambah kesan magis. Keheningan di sekitar danau hanya sesekali terpecah oleh suara burung atau desir angin yang menyentuh permukaan air, sebuah ruang refleksi yang alami bagi siapa saja yang datang.

Tak hanya mengandalkan keindahan danau, Golo Loni menawarkan pengalaman wisata yang lahir dari keseharian masyarakatnya. Wisatawan diajak menyatu, bukan sekadar melihat.

Di sawah dan ladang, wisatawan bisa ikut merasakan agrowisata, menanam padi, merawat tanaman, hingga panen bersama warga. Lumpur yang melekat di kaki dan tawa ringan para petani menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana kehidupan di desa berjalan selaras dengan musim dan alam.

Bagi pencinta satwa liar, hutan di kawasan Rana Mese adalah surga kecil. Beragam spesies burung endemik Nusa Tenggara Timur hidup di balik rimbun pepohonan. Aktivitas pengamatan burung sering menarik peneliti maupun wisatawan yang ingin menyaksikan langsung kekayaan hayati Flores dari dekat.

Baca Juga:

Desa Bakung Lor Kabupaten Cirebon Jadi Percontohan Desa Sehat

Petualangan lain menanti di jalur sungai desa. River trekking menjadi cara terbaik menikmati alam Golo Loni dari sudut yang berbeda. Menyusuri aliran sungai dengan jalur yang bisa disesuaikan kemampuan, wisatawan disuguhi panorama hutan tropis dan air jernih. Di beberapa titik, air terjun seperti Neol, Caru, dan Kempo muncul bak kejutan alam, sederhana, alami, dan memikat.

Masih ada satu pengalaman yang tak kalah menarik: susur Gua Watu Tahang. Gua batu kapur sepanjang sekitar 100 meter ini dicapai dengan berjalan kaki sekitar 20 menit dari jalan Trans Flores, melewati kebun kopi milik warga. Sebelum masuk gua, hamparan sawah yang tenang seolah menjadi pembuka perjalanan. Di dalamnya, suasana sejuk dan gelap membawa pengunjung pada petualangan sunyi yang sarat rasa ingin tahu.

Golo Loni bukan desa wisata yang dibangun dengan gegap gempita. Ia tumbuh perlahan, mengikuti ritme alam dan kehidupan warganya. Keramahan masyarakat, kearifan lokal, serta bentang alam yang masih terjaga menjadikan desa ini lebih dari sekadar tujuan wisata.

Di Golo Loni, alam, budaya, dan kehidupan berjalan berdampingan, menghadirkan pengalaman sederhana namun membekas lama, bahkan setelah perjalanan usai.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
EISCC 2026 DIMULAI (6)
Juara Dunia Panjat Tebing Ramaikan EISCC ke-17 di Bandung
WhatsApp Image 2026-08-13 at 14.44
KDS Dorong Penguatan PAD dan Efisiensi APBD di Tengah Tantangan Fiskal
20191212-xavi-al-sadd
Xavi Akhiri Tradisi 48 Tahun Belanda Tanpa Pelatih Asing
Berita Lainnya

1

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City
WhatsApp Image 2026-08-10 at 18.25
Wali Kota Bandung Titip Pesan Kebangsaan kepada Paskibraka, Bukan Sekadar Baris-Berbaris
WhatsApp Image 2026-08-08 at 17.03
Farhan: Komunitas Turut Perkuat Pariwisata dan Promosi Kota Bandung