BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sorak sorai penonton mulai menggema saat Joao Fonseca melangkah ke tengah stadion utama.
Tak banyak yang menyangka bahwa remaja 18 tahun ini akan tampil sehebat itu. Tapi dalam waktu 71 menit, ia membungkam keraguan, menumbangkan petenis unggulan ke-19 dunia, Ugo Humbert, dengan kemenangan telak 6-4, 6-3 di Miami Open 2025.
Pertandingan ini awalnya dijadwalkan berlangsung di Grandstand, namun perubahan jadwal menit akhir membawa mereka ke panggung yang lebih besar, stadion utama.
Fonseca tak gentar. Sebaliknya, ia justru menikmati atmosfer yang dibangun perlahan oleh para pendukung asal Brasil yang memenuhi tribun sepanjang set pertama.
Dari awal laga, Fonseca sudah menunjukkan taring. Servisnya solid, pukulan forehandnya menembus pertahanan Humbert, dan yang paling penting, ia tampil percaya diri.
Bahkan ketika lawannya masih mencari ritme permainan, Fonseca sudah melesat lebih dulu, merebut game pembuka dan tak pernah menoleh ke belakang.
“Awalnya saya sangat tenang, tidak tegang. Servis saya berjalan bagus dan saya tahu lawan saya mungkin sedikit gugup. Itu momen saya untuk menyerang,” ujar Fonseca usai pertandingan kepada media, dikutip Senin (24/3/2025).
BACA JUGA:
Petra Kvitova Raih Gelar Tunggal WTA ke-30 di Miami Open
Melawan pemain kidal seperti Humbert memang membutuhkan strategi berbeda. Tapi Fonseca punya jawabannya.
Dengan backhand yang konsisten dan pengambilan posisi yang cerdas, ia tak memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang.
Tak hanya menang, Fonseca juga mencetak sejarah. Ia menjadi petenis termuda yang menembus babak ketiga turnamen Masters 1000 sejak Carlos Alcaraz melakukannya di Paris Masters 2021.
Kini, rekam jejaknya melawan petenis top 20 dunia meningkat jadi 3-2, angka yang impresif untuk petenis seusianya.
Di babak ketiga, Fonseca akan menghadapi tantangan baru dari Alex de Minaur, unggulan ke-10 asal Australia, yang sebelumnya mengalahkan Buyunchaokete dalam dua set langsung.
Sementara itu, kejutan juga hadir dari lapangan lain. Zizou Bergs dari Belgia membuat kejutan dengan menumbangkan Andrey Rublev, unggulan ke-8, 7-5, 6-4.
Ia akan bersua Matteo Berrettini, unggulan ke-29, yang bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Hugo Gaston.
(Budis)