Dukung Pengembangan Bisnis Kekayaan Intelektual Lokal, Ini Komitmen Kemenekraf

Dukung Pengembangan Bisnis Kekayaan Intelektual Lokal
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, (Dok. Kementerian Ekonomi Kreatif)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, menekankan pentingnya kolaborasi dalam upaya pengembangan bisnis kekayaan intelektual atau IP.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkomitmen mendukung pengembangan bisnis kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal Indonesia. Terkait hal tersebut,

“IP lokal Indonesia selalu membutuhkan business matching agar bisa menjadi magnet pertumbuhan ekonomi kreatif,” ujarnya seperti Teropongmdia kutip melalui RRI, Rabu (19/3/2025).

Sehingga hal itu mampu menguatkan ekosistem ekonomi kreatif dan membuka peluang bisnis.

Hal ini dikatakan Irene saat menerima kunjungan perwakilan INFIA Crop di kantornya. Ini adalah IP powerhouse yang portofolionya sudah mencakup lebih dari 30 IP, termasuk IP untuk Mindblowon Universe.

INFIA Corp turut merambah bidang Web3 hingga placemarking dengan proyek seperti Toko Tahilalats. Irene berharap INFIA Corp bisa membantu pengembang IP lokal untuk tumbuh dan meningkatkan daya saing di pasar global.

“INFIA Corp bisa menjadi penghubung komunikasi yang baik dengan berbagai IP lokal yang ada,” ujarnya. Caranya dengan mengajarkan tentang bagaimana meraih peluang di dunia digital, serta membentuk kerangka berpikir ke depannya.

BACA JUGA:

Danantara dan Lingkaran Kekuasaan, Investasi Nasional atau Oligarki Berkedok Bisnis?

Vietnam Bakal Investasi Bidang Otomotif Hingga Pertanian

Irene lalu mencontohkan salah satu program milik Kemenekraf yaitu Emak-Emak Matic yang bisa menjadi pelajaran bagi INFIA Corp. Menurut dia, program ini telah berkembang untuk menjembatani pemilik IP dengan ahli pemasaran lisensi demi membangun ekosistem berkelanjutan.

Menanggapi permintaan Wamenekraf, pihak INFIA Corp mengaku telah memiliki rencana untuk membentuk ekosistem IP Club. Menurut Group CEO INFIA Corp, Aji Pratomo, ini merupakan gerakan yang mempertemukan para kreator, pelaku bisnis, dan visioner.

“Tujuannya untuk mengubah ide-ide yang tidak berwujud menjadi dampak yang nyata,” ujarnya. Karena itu, Aji berharap dukungan Kemenekraf untuk memperkuat ekosistem IP lokal agar bisa lebih berkembang.

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Timnas Indonesia vs Maladewa
Indonesia vs Malaysia Jadi Ujian Awal Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20
WhatsApp Image 2026-08-19 at 19.20
KKN 269 UIN Bandung Resmikan Rocket Stove, Penyelesaian Masalah Sampah di Cianjur
WhatsApp Image 2026-08-18 at 13.50
KKN 184 UIN SGD Bandung Ajak Warga Sindangasih Cianjur Kelola Sampah Organik Melalui Lubang Resapan Biopori
IMG-20260818-WA0007
Rayakan Kemerdekaan, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

KKN 269 UIN Bandung Resmikan Rocket Stove, Penyelesaian Masalah Sampah di Cianjur

2

Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM bank bjb

3

Meterai Ilegal Dibongkar, DJP dan Polda Metro Jaya Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1 Triliun

4

Sumber Keracunan MBG Kadungora Garut Semakin Mengarah pada Susu Kemasan

5

Lawan Rasa Kantuk dengan 5 Makanan Ini, Dijamin Melek!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-20 at 14.44
Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM bank bjb
WhatsApp Image 2026-08-20 at 19.21
Meterai Ilegal Dibongkar, DJP dan Polda Metro Jaya Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1 Triliun
WhatsApp Image 2026-08-19 at 14.55
Diskominfo Kota Bandung Dorong Konten Pemerintah Lebih Informatif
WhatsApp Image 2026-08-17 at 17.33
Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata, Pemkot Bandung Fokus Perkuat Pelayanan Dasar