Disebut Diculik Selama 10 tahun, Atlet Fidya Kamalindah Lontarkan Bantahan

Fidya Kamalindah diculik
(Instagram/@ryukijanessa)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Atlet taekwondo, asal kota Bandung, Fidya Kamalindah buka suara atas beredarnya berita orang tuanya yang menyatakan ia telah hilang diculik selama 10 tahun.

Melalui rangkaian unggahan video di media sosial yang berpart-part, Fidya mengatakan bahwa dirinya bukan diculik, tapi sengaja keluar dari rumah karena tak kuat dengan perlakuan orang tuanya sejak kecil.

Saat ini, Fidya sudah menginjak usia 30 tahun. Ia mengaku saat itu keluar dari rumah orang tua pada usia 21 tahun.

Melalui unggahan di akun instagram, Fidya menegaskan dirinya tak diculik dan telah menikah dengan seorang pria lewat wali hakim di Bekasi.

Ia yang kini sudah memiliki anak pun membantah apa yang disampaikan orang tuanya, Hindarto (59) dan Khodijah Dede Indriany (50) hingga jadi pemberitaan media massa.

“Saya Fidya Kamalindah, perkenalkan. Saya di sini mau menanggapi pemberitaan yang beredar di media sosial tentang diri saya, yang pertama terkait kasus penculikan, saya mau bilang bahwa itu adalah fitnah,” katanya sambil memperlihatkan e-KTP miliknya dalam rekaman video di akun Instagram yang dilihat pada Jumat (14/3/2025).

“Saya keluar dari rumah atas dasar keinginan saya sendiri yang sudah saya tahan sejak lama sekali. Kenapa saya ingin keluar dari rumah, karena saya mendapatkan kekerasan oleh bapak saya sejak saya kecil,” imbuhnya.

Dalam video itu, dia mengatakan kekerasan dan dugaan perbuatan abusif orangtua kepada dirinya itu pun dirasakan selama menekuni aktivitas sebagai atlet taekwondo.

Dia menyatakan selama menjadi atlet taekwondo, penghasilannya atau uang hadiah justru diambil orangtuanya. Oleh karena itu, dia mencoba memenuhi kebutuhan dirinya dengan berjualan daring.

Fidya mengatakan pada usia 21, ketika sudah jengah dengan kondisi yang dialami di rumah serta memiliki tabungan dari jualan daring, dirinya memberanikan diri keluar dari rumah. Proses keluar dari rumah itulah, katanya, yang dituding orang tua dirinya diculik.

Dalam video yang sama, dia menceritakan proses hukum yang dijalani ketika orang tuanya melaporkan kepergian dirinya ke Polda Jabar pada 2016 lalu.

Saat itu, Fidya mengaku sedang hamil 4 bulan dari pernikahannya di Bekasi, dan harus bolak-balik ke Polda Jabar. Hingga akhirnya kepolisian saat itu memastikan dirinya bukan korban penculikan. Fidya pun membantah soal tudingan tebusan Rp50 juta yang dituduhkan ayahnya.

“Untuk netizen, maaf yah karena ini masalah keluarga, bukan masalah kasus culik menculik, karena enggak ada yang diculik di sini,” kata Fidya yang meminta maaf masalah keluarga itu jadi pembicaraan media sosial.

Total ada tiga bagian rekaman video yang menampilkan keluh kesah Fidya seperti dikutip dari akun Instagram @ryukijanessa.

Sebelumnya diberitakan, Hindarto mengatakan anaknya, Fidya Kamalindah, tak kunjung kembali usai pamit mengurusi dokumen pribadi pada 26 November 2015.

Fidya merupakan anak sulung dari pasangan Hindarto dan Khodijah Dede Indriany, warga Perumahan Riung Permai, RT 11 RW 9, Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

BACA JUGA:

Puluhan Orang Meninggal, Sembilan Orang Hilang Akibat Longsor Besar di Pekalongan

14 Orang Hilang dalam Tragedi Kebakaran Glodok Plaza Jakarta

Ia mengklaim bersama kerabat lainnya berusaha untuk berkomunikasi melalui ponsel Fidya. Namun ponsel Fidya dalam kondisi tidak aktif. Hindarto pun membeberkan soal seorang pria yang berjanji memulangkan Fidya, namun dengan tebusan pada 2016 silam.

Sementara itu, Khodijah ibu Fidya masih berharap anaknya itu pulang dan dapat segera bertemu.

“Pengen ketemu dimanapun caranya dalam kondisi apapun anaknya tetap anak walaupun gimana kan dia anak saya, ingin ketemu,” ungkapnya.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Pahami UHC Agar Akses Layanan Kesehatan Makin Mudah
Pahami UHC Agar Akses Layanan Kesehatan Makin Mudah
4JMZG6G_GettyImages_2281792507_jpg
Elijah Just Bangga Cetak Dua Gol di Piala Dunia, Kecewa Selandia Baru Gagal Menang atas Iran
OJK dan ILO Hadirkan Enterprise Resource Planning, Tingkatkan Akases Pembiayaan Peternak Sapi Perah
OJK dan ILO Hadirkan Enterprise Resource Planning, Tingkatkan Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah
Sensus Ekonomi 2026 di Cimahi, Ngatiyana Tekankan Pentingnya Data yang Akurat
Sensus Ekonomi 2026 di Cimahi, Ngatiyana Tekankan Pentingnya Data yang Akurat
Ambil Sumpah 720 ASN di Pedesaan, KDM Tekankan Pentingnya Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok
Ambil Sumpah 720 ASN di Pedesaan, KDM Tekankan Pentingnya Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
Dukung Jusuf Kalla, Farhan Siapkan Program Pemberdayaan Umat Masjid Agung
Dukung Jusuf Kalla, Farhan Siapkan Program Pemberdayaan Umat Masjid Agung
Kota Bandung dan Kabupaten Kotawaringin Timur Berkolaborasi, Tingkatkan PAD dan Digitalisasi Layanan
Kota Bandung dan Kabupaten Kotawaringin Timur Berkolaborasi, Tingkatkan PAD dan Digitalisasi Layanan
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026