Dentuman Misterius Gegerkan Agam dan Pasaman Barat, BMKG Ungkap Fakta

dentuman misterius agam
Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Wikipedia)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Fenomena suara dentuman keras yang terdengar secara tiba-tiba menggegerkan warga Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Jumat (23/1/2026) pagi.

Suara tersebut dilaporkan terdengar seperti ledakan dan terjadi pada waktu subuh, sehingga membuat sejumlah warga terbangun dari tidurnya.

Hingga sehari setelah kejadian, sumber suara dentuman tersebut masih belum teridentifikasi secara pasti. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa fenomena tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas gempa bumi maupun pergerakan lempeng tektonik.

BMKG Lakukan Analisis Data Pemantauan

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, Decky Irmawan mengatakan, bahwa BMKG telah melakukan analisis menyeluruh berdasarkan data pengamatan operasional yang dimiliki lembaganya.

“Berdasarkan hasil analisis peralatan pemantauan yang dimiliki BMKG, kami sampaikan poin-poin penjelasan terkait fenomena suara dentuman yang dilaporkan masyarakat,” ujar Decky dalam keterangan resminya, Sabtu (24/1/2026).

Analisis tersebut dilakukan menggunakan berbagai instrumen pemantauan, termasuk radar cuaca, alat pendeteksi petir, serta jaringan seismometer yang tersebar di wilayah Sumatera Barat.

Tidak Terdeteksi Cuaca Ekstrem dan Aktivitas Petir

Berdasarkan hasil pemantauan radar cuaca dan lightning detector, BMKG tidak menemukan adanya indikasi cuaca ekstrem pada saat kejadian dentuman dilaporkan oleh warga.

“Tidak terpantau adanya aktivitas awan konvektif jenis cumulonimbus maupun sambaran petir signifikan yang dapat memicu suara dentuman keras di atmosfer,” jelas Decky.

Ketiadaan awan konvektif dan petir tersebut mengindikasikan bahwa suara dentuman tidak dipicu oleh fenomena meteorologis yang lazim terjadi di wilayah Sumatera Barat.

Baca Juga:

Banjir Karawang Meluas Rendam 20 Kecamatan, Warga Diminta Mengungsi

Bukan Gempa dan Tidak Terkait Aktivitas Tektonik

Selain analisis cuaca, BMKG juga melakukan pengecekan melalui data jaringan seismometer. Hasilnya, pada waktu yang bersamaan dengan laporan suara dentuman, tidak tercatat adanya aktivitas seismik yang signifikan.

“Data seismometer BMKG tidak menunjukkan adanya gelombang gempa bumi di wilayah Sumatera Barat, khususnya di sekitar Kabupaten Agam dan Pasaman Barat,” kata Decky.

Ia menegaskan bahwa temuan tersebut memperkuat kesimpulan sementara bahwa sumber suara dentuman kemungkinan besar bukan berasal dari aktivitas tektonik maupun pergerakan lempeng bumi.

Warga Diimbau Tetap Tenang

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing spekulasi yang beredar, terutama di media sosial. Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi cuaca atau geofisika dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Decky.

BMKG juga menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi serta melakukan evaluasi lanjutan apabila terdapat laporan tambahan dari masyarakat.

Dentuman Terdengar di Dua Kabupaten

Sebelumnya, laporan warga menyebutkan suara dentuman keras terdengar hampir bersamaan di sejumlah titik di Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat. Kerasnya suara membuat sebagian warga mengira telah terjadi ledakan atau peristiwa besar lainnya.

Beberapa warga mengaku mendengar suara tersebut satu kali dengan intensitas tinggi, sementara lainnya menyebut dentuman terdengar bergema. Hingga kini, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.

BMKG menegaskan, bahwa investigasi berbasis data terus dilakukan, sembari menunggu kemungkinan informasi tambahan yang dapat membantu mengungkap sumber fenomena tersebut.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri