BANDUNG, TM.ID: Arsan Makarin mendapatkan oleh-oleh saat timnya mendapatkan kemenangan dalam laga tandang melawan PSIS Semarang di pekan ke-9 Liga 1 2023/2024.
Luka robek yang didapatkan Arsan Makarin terdapat dibagian pelipis, usai dilanggar Adi Satrio di menit 77.
Dalam laga tersebut, situasi Arsan Makarin sangat diuntungkan untuk melepaskan tendangan jarak jauh karena Adi Satrio sudah keluar dari kandangnya. Namun jarak yang sempit, memaksa Adi Satrio melakukan pelanggaran dengan menabrak Arsan hingga menyebabkan Arsan mengalami luka di bagian pelipis dan badannya terbentur dengan tanah.
Akibat pelanggaran tersebut, Adi Satrio langsung diganjar kartu merah dan PSIS bermain dengan 9 pemain. Sedangkan Arsan tetap melanjutkan pertandingan dengan menggunakan alat pelindung kepala serta plester di bagian pelipisnya.
BACA JUGA: Arsan Makarim Alami Luka Robek, Kondisi saat Latihan Dibeberkan Persib
Arsan mengatakan kondisi luka di bagian pelipisnya masih belum kering sempurna. Sehingga ia masih menggunakan plester di bagian pelipisnya saat berlatih dalam dua kali sesi latihan terakhir.
“Kondisi bekas kemarin sih masih luka sedikit, tinggal sedikit lagi, mungkin 2-3 hari lagi juga udah baik, udah normal lagi,” kata Arsan, Kamis (24/8/2023).
Meski kondisi luka di pelipisnya terasa lebih baik dari sebelumnya, namun eks punggawa Persip Pekalongan itu masih merasakan nyeri pada bagian badan. Pasalnya terjangan Adi Satrio langsung mengenai badan dan sempat terpental.
“Cuman agak masih sakit-sakit badan karena jatoh kan. Pusing alhamdulillah udah engga,” ujar Arsan.
Setelah diterjang oleh Adi, Arsan masih tetap melanjutkan pertandingan dengan menggunakan alat pelindung kepala. Namun tak lama, ia tak sanggup melanjutkan pertandingan dan meminta kepada Bojan Hodak untuk mengambil opsi pergantian pemain.
BACA JUGA: Alasan Klasemen, Luizinho Passos Masih Ogah Pasang Duo Kiper Belia Persib
Arsan menerangkan kondisinya saat itu memang sudah tak sanggup lagi melanjutkan pertandingan. Pasalnya benturan kepala dengan tanah akibat pelanggaran yang dilakukan Adi Satrio membuat kepalanya pusing.
“Kemarin sudah benar benar pusing sih waktu tendangan penalti klok yang kedua itu udah kleyengan, gak kuat,” tutup Arsan. (RF/Masnur)