Arsan Latif Tersangka Korupsi, DPRD KBB Punya Peluang Usulkan Pj Bupati Pengganti 

Pj Bupati KBB arsan latif
Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif . (Foto: Tri / Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG BARAT, TEROPONGMEDIA.ID — Kosongnya jabatan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah Arsan Latif menjadi tersangka kasus korupsi, memberi keleluasaan bagi DPRD KBB untuk kembali mengusulkan 3 Pj Bupati pengganti ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Keberadaan Pj Bupati dipandang sangat penting diisi untuk menentukan kebijakan strategis masa transisi dan suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Direktur Eksekutif Sundanesia Digdaya Institute (SDI), Moch Galuh Fauzi menilai, DPRD KBB bisa menjadikan radiogram Mendagri Nomor 100.2.1.3/4279/OTDA tanggal 6 Juni 2024 soal pemberhentian Pj Bupati KBB dan diperkuat dengan Permendagri Nomor 4 Tahun 2023 terkait mekanisme penujukan Pj Kepala Daerah Pasal 9 sebagai pedoman langkah awal mengusulkan nama Pj Bupati.

“Maka ini bisa dijadikan dasar agar Ketua DPRD mengusulkan 3 nama yang direkomendasikan dan kemudian dipertimbangkan oleh Mendagri dalam menunjuk Pj yang baru,” ujarnya.

Menurutnya, peluang DPRD KBB untuk kembali mengusulkan nama Pj Bupati lebih terbuka dari pengusulan terdahulu.
Daya tawar DPRD KBB agar Kemendagri memilih Pj Bupati sesuai usulan lebih tinggi setelah insiden penetapan tersangka Arsan Latif.

“Hari ini daya tawar posisi DPRD KBB harusnya jauh lebih tinggi dibanding saat penunjukan pertama, mengingat nama Arsan tidak diusulkan DPRD dan dengan skema yang sebegitu ketatnya melibatkan kementerian/lembaga lain seperti BIN rupanya kecolongan juga,”terang peraih Beasiswa Unggulan Kemendikbud ini.

Galuh meyakini, Mendagri Tito Karnavian sebagai menteri berlatar jenderal bintang penuh peraih Adhi Makayasa bakal lebih aspiratif menyikapi kondisi luar biasa Kabupaten Bandung Barat.

Penetapan tersangka bagi Arsan Latif yang ditunjuk Kemendagri sebagai Pj Bupati Bandung Barat diyakini telah meruntuhkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah KBB, atas dasar itu ada baiknya Kemendagri memilih Pj pengganti sesuai usulan DPRD KBB.

Kepercayaan masyarakat KBB terlihat runtuh kepada pemerintahan KBB karena walau kasusnya terjadi di Majalengka namun masyarakat terlihat tidak mempedulikannya, yang masyarakat tahu bahwa Pj Bupati bermasalah.

“Saya rasa Pak Mendagri perlu memberikan ruang dan mendengar aspirasi akar rumput yang disampaikan melalui DPRD KBB. Tentunya DPRD KBB harus berani pasang nama dari internal birokrat Pemda mengingat sisa masa jabatan Pj nantinya hanya 6 bulan jadi idealnya agar tidak perlu adaptasi dan langsung tune in rasanya Pj dari internal Pemda KBB yang tepat kaitan adaptasi dan percepatan ke depan,” Kata peraih gelar magister kebijakan publik Universitas Padjajaran ini.

Galuh menilai kasus ini mengakibatkan kepercayaan masyarakat KBB runtuh kepada pemerintahan karena walau kasusnya terjadi di Majalengka, namun masyarakat terlihat tidak mempedulikan lokasinya, warga hanya tahu bahwa Pj Bupati bermasalah.

BACA JUGA: Tersangka Korupsi Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif Dipecat

“Oleh karena itu DPRD KBB harus berani pasang nama dari internal birokrat Pemda mengingat sisa masa jabatan Pj nantinya hanya 6 bulan. Jadi idealnya agar tidak perlu adaptasi dan langsung tone in rasanya Pj dari internal Pemda KBB yang tepat,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komis 1 DPRD Kabupaten Bandung Barat Ahmad Dahlan alias Ebun mengatakan DPRD belum mengusulkan 3 nama Pj Bupati pengganti Arsan Latif. Tataran DPRD masih mengonsultasikan masalah itu Kemendagri dan Pemprov Jabar.

“Kita belum usulkan. Tadi informasi dari pimpinan masih dalam tahap konsultasi apakah mesti mengusulkan 3 kandidat pj seperti awal atau tidak. Jadi masih tunggu hasil konsultasinya,” papar Ebun.

(Tri/Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City