Admin Medsos Fuji Gelapkan Uang Endorse Miliaran, Kasusnya Masuk Tahap Penyidikan

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dugaan penggelapan dana yang menyeret seorang admin media sosial milik influencer ternama, Fujianti Utami Putri yang akrab disapa Fuji kini memasuki babak baru.

Setelah melewati proses penyelidikan dari Polres Metro jakarta Selatan, perkara ini resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan yang menandakan aparat telah menemukan cukup bukti awal untuk menelusuri kasus tersebut lebih dalam.

Adapun dugaan penggelapan dana oleh mantan admin, dilakukan oleh Batara Ageng dan terlapor telah mengakui perbuatannya.

Kuasa hukum Fuji, Sany Arifin menyatakan bahwa perkembangan ini menjadi momen penting dalam upaya mencari kejelasan.

Mereka menilai proses yang berjalan sejauh ini cukup lancar, dengan jumlah saksi yang telah dimintai keterangan. Selain itu, terlapor juga disebut telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

“Alhamdulillah, prosesnya berjalan dengan baik. Saksi-saksi sudah diperiksa, dan pelapor juga sudah di panggil,” ujar Sandy dikutip pada Selasa (21/4/2026).

Meski begitu, pihak Fuji sampai saat ini masih menantikan perkembangan lanjutan dari hasil pemeriksaan tersebut. Mereka berharap segera ada kejelasan atas keterangan yang disampaikan, termasuk kemungkinan adanya pengakuan atau niat baik untuk menyelesaikan masalah secera terbuka.

“Kami masih menunggu informasi lebih lanjut. Yang kami harapkan, tentu ada kejelasan dari pihak terlapor apakah ada pengakuan atau niat baik untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Sandy.

Baca Juga:

Netizen Geram! Aisar Khaled Diduga Sewa Buzzer Serang Bisnis Keluarga Fuji

Fuji Diserang Netizen Pelit ke Keluarga, Langsung Upload Transfer Rp800 Juta!

Seiring status perkara yang telah meningkat ke tahap penyidikan, prose hukum dipastikan akan berlangsung lebih intens. Penyidik akan menghimpun bukti tambahan serta mendalami keterangan dari berbagai pihak guna mengungkap dugaan tersebut dengan jelas.

Di sisi lain banyak netizen yang justru khawatir kepadanya melalui akun Tiktok.

“fuji keliatan nahan nangis kasian tau ih stop jgn dihujat dia ga ngerugiin orang lain, aku bukan fansnya dia ya,” tulis @bi***.

“dia kek nya habis nangis matanya sembab banget , semangat ya fujii,” tulis @T***a.

“Susah banget emang nyari orang yg bener2 bisa di percaya ,bahkan ibarat sudah sedekat nadi pun g bs jd jaminan,” tulis @Cil***.

Pihak Fuji juga menyatakan siap bersikap kooperatif dalam memenuhi segala kebutuhan selama proses hukum berjalan.

Di sis lain publik masih menantikan perkembangan berikutnya dari kasus ini, yang menjadi perhatian karena menyeret sosok di balik pengelolaan media sosial Fuji tersebut.

(Magang Unpas/T.Naila Ananda)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City