5 Penyebab Erotomania yang Harus Diwaspadai!

erotomania
(ARINA)

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Gangguan mental seringkali menjadi isu yang terabaikan dalam masyarakat. Salah satu gangguan yang relatif jarang diperbincangkan adalah erotomania. Dalam kondisi ini, seseorang mengalami delusi yang membuatnya percaya bahwa seseorang dengan status sosial yang lebih tinggi atau terkenal jatuh cinta padanya.

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai erotomania dari definisi dan penyebabnya. Simak dalam artikel ini untuk mengetahuinya.

Erotomania

Erotomania adalah kondisi di mana penderita yakin bahwa orang yang mereka idamkan secara rahasia mencintai mereka, tanpa adanya bukti konkret yang mendukung keyakinan ini. Meskipun relatif jarang, penggunaan media sosial dapat memperburuk kondisi ini. Penderitanya dapat terus memantau dan menghubungi objek delusi mereka, mengakibatkan risiko dan potensi memperburuk kondisi mental.

Penderita sering merasa terobsesi dan terganggu secara emosional oleh keyakinan mereka. Gangguan ini dapat menyebabkan masalah kejiwaan yang serius, oleh karena itu, pengobatan dan dukungan yang tepat sangat penting dalam penanganan ini. Membangun pemahaman yang lebih baik tentang gangguan ini bisa membantu memberikan dukungan yang lebih baik bagi penderitanya.

BACA JUGA: Mengenal Erotomania, Delusi Cinta yang Tidak Nyata

Penyebab

Erotomania dapat berasal dari berbagai faktor, termasuk genetik, psikologis, gaya hidup, dan lingkungan. Berikut penyebab yang biasanya dialami penderita.

1. Faktor Genetik

Faktor genetik dapat memainkan peran dalam munculnya erotomania, di mana seseorang mungkin memiliki kerentanan genetik terhadap gangguan ini.

2. Faktor Psikologis

Faktor psikologis seperti trauma atau gangguan kejiwaan juga dapat mempengaruhi perkembangannya.

3. Gaya Hidup

Gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi obat-obatan terlarang, dapat menjadi pemicu munculnya gangguan ini.

4. Faktor Lingkungan

Lingkungan, terutama tekanan sosial yang konstan, juga dapat memainkan peran dalam munculnya penyakit ini. Penyakit otak atau gangguan jiwa tertentu seperti Alzheimer atau skizofrenia juga dapat menjadi penyebabnya.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
MBG untuk Ibu Hamil Tetap Berjalan saat Ramadan
MBG untuk Ibu Hamil Tetap Berjalan saat Ramadan
Liverpool
The Reds Makin Kokoh di Puncak, Liverpool Libas Newcastle 2-0
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap
Persib Siapkan Mode Manuver Senyap Untuk Bangun Skuatnya di Musim Depan
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Real Madrid
Real Madrid Unggul Tipis Atas Sociedad di Copa del Rey 2024/2025
Manchester United
Laga Dramatis Liga Inggris, Manchester United Taklukan Ipswich Town 3-2
Indonesia Juarai Cheerleading Japan Open Championship
Indonesia Juarai Cheerleading Japan Open Championship 2025 di Yokohama
Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia
Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia 27 Februari 2025

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.