263 Napi Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan, Pemerintah Perketat Pengawasan Lapas

100 Napi Risiko Tinggi Wilayah Sumut Dipindahkan Ditjenpas ke Nusakambangan
Ilustrasi - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memindahkan 100 narapidana berisiko tinggi asal wilayah Sumatera Utara ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, Sabtu (14/6/2025).(Dok.Ditjenpas)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Sebanyak 263 narapidana kategori berisiko tinggi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan pada Kamis (23/4) malam sebagai bagian dari upaya memperkuat pengamanan dan pembinaan di dalam lapas.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan bahwa ratusan warga binaan tersebut berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, dan Jakarta.

“Malam ini sekitar pukul 21.50 WIB, sebanyak 263 warga binaan high risk tersebut telah diterima oleh sejumlah Lapas di Nusakambangan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menegaskan proses pemindahan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, dengan penerapan sistem pengamanan maksimum hingga super maksimum setelah para narapidana tiba di Nusakambangan.

Baca JUga:

100 Napi Narkoba Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

Lebih lanjut, Mashudi menjelaskan bahwa para narapidana akan menjalani masa pembinaan intensif selama enam bulan sebelum dilakukan evaluasi perilaku.

“Setelah enam bulan akan diasesmen. Jika ada perubahan perilaku yang lebih baik, mereka bisa dipindahkan ke lapas dengan tingkat pengamanan lebih rendah,” katanya.

Menurutnya, skema ini telah menunjukkan hasil, di mana sejumlah warga binaan yang sebelumnya masuk kategori high risk kini sudah bisa ditempatkan di lapas dengan pengamanan minimum di Nusakambangan.

Dengan tambahan pemindahan ini, total narapidana yang telah dipindahkan ke Nusakambangan mencapai 2.554 orang.

Mashudi menegaskan langkah tersebut bukan bentuk hukuman tambahan, melainkan strategi pembinaan sekaligus pencegahan terhadap potensi pelanggaran di dalam lapas, terutama terkait peredaran narkoba.

“Kami tegaskan tidak boleh ada ruang sedikit pun untuk narkoba. Jika ditemukan, pasti akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan “zero narkoba dan handphone” terus menjadi fokus utama pemerintah, dan siapa pun yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi berat tanpa pengecualian.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Pahami UHC Agar Akses Layanan Kesehatan Makin Mudah
Pahami UHC Agar Akses Layanan Kesehatan Makin Mudah
4JMZG6G_GettyImages_2281792507_jpg
Elijah Just Bangga Cetak Dua Gol di Piala Dunia, Kecewa Selandia Baru Gagal Menang atas Iran
OJK dan ILO Hadirkan Enterprise Resource Planning, Tingkatkan Akases Pembiayaan Peternak Sapi Perah
OJK dan ILO Hadirkan Enterprise Resource Planning, Tingkatkan Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah
Sensus Ekonomi 2026 di Cimahi, Ngatiyana Tekankan Pentingnya Data yang Akurat
Sensus Ekonomi 2026 di Cimahi, Ngatiyana Tekankan Pentingnya Data yang Akurat
Ambil Sumpah 720 ASN di Pedesaan, KDM Tekankan Pentingnya Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok
Ambil Sumpah 720 ASN di Pedesaan, KDM Tekankan Pentingnya Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Dukung Jusuf Kalla, Farhan Siapkan Program Pemberdayaan Umat Masjid Agung
Dukung Jusuf Kalla, Farhan Siapkan Program Pemberdayaan Umat Masjid Agung
Kota Bandung dan Kabupaten Kotawaringin Timur Berkolaborasi, Tingkatkan PAD dan Digitalisasi Layanan
Kota Bandung dan Kabupaten Kotawaringin Timur Berkolaborasi, Tingkatkan PAD dan Digitalisasi Layanan
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026