BANDUNG,TM.ID: Longsor Cisalak Subang menelan 12 korban, satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Keterangan ini diperoleh dari laporan kejadian longsor di area mata air Cisalak dari Camat Kasomalang, Tatang Saepulloh kepada Pj Bupati Subang.
Longsor tersebut tepatnya terjadi di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, , pada Minggu (7/1/2024) sekitar pukul 17.30 WIB.
Di luar jumlah korban tersebut, Camat Kasomalang menyebutkan diduga masih ada korban yang tertimbun dan belum diketahui jumlahnya secara pasti.
“Menurut informasi msh ada korban yg belum ditemukan. Demikian laporan sementara,” sebut Tatang Saepulloh.
Dijelaskan pula, akibat longsor itu sebanyak 300 orang warga Desa Cipondok akan diungsikan ke sebuah majelis taklim untuk langkah pengamanan.
“300 orang warga Cipondok akan diungsikan ke majlis ta’lim Bantar panjang dan sdh masuk di lokasi pengungsian kurleb 60 orang,” katanya.
BACA JUGA: BREAKING NEWS! Terjadi Longsor di Cisalak Subang, Ada Korban Tertimbun
Tatang menyebutkan pula sebuah warung milik warga bernama Jarwa, Pos Sumber dan tempat wisata air terbawa longsoran tanah.
Longsor itu juga menyebabkan tertutupnya sumber mata air yang digunakan oleh perusahaan air mineral AQUA.
“Akibat longsor tersebut menyebabkan tertutup nya sumber air AQUA,” katanya.
Camat Kasomalang ini telah memberitahukan pula kejadian longsor ini ke SKPD Kabupaten Subang terkait, seperti Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bagian Kesra Setda, dan Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpoldam).
(Aak)