1.883 Bal Pakaian Bekas Impor Berhasil Disita Bareskrim Polri

1000 Bal Lebih Pakaian Bekas Impor Berhasil Disita Bareskrim
Tumpukan ribuan balpress pakaian impor bekas yang berhasil disita Bareskrim polri (dok. radio republik indonesia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — 1.883 bal pakaian bekas atau balpress. diamankan Bareskrim Polri yang tergabung dalam Satgas Importasi Ilegal. Masuknya pakaian impor bekas yang diamankan dari kota Bandung dan Cikarang ini dinilai mengancam stabilitas ekonomi negara.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan, pakaian bekas dari Cina, Korea dan Jepang tersebut dapat mengakibatkan multiplier effect. Tidak hanya merugikan dari sisi penerimaan negara, namun juga berdampak bagi para pengusaha industri dalam negeri dan UMKM.

Hal itu dikatakan Kabareskrim dalam jumpa pers pengungkapan kasus importasi ilegal pakaian bekas, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/8/2024). Acara dihadiri Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Dirjen Bea Cukai, Askolani.

“Multiplier efffect-nya banyak, pabrik-pabrik garmen kita tutup, UMKM kita jadi tidak bisa bersaing. Sementara kita menyadari bahwa UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian kita,” kata Kabareskrim.

Menurut Wahyu, Indonesia merupakan negara besar dan memiliki potensi menjadi sebuah negara dengan perekonomian yang sangat tinggi. kalau barang-barang impor ilegal terus masuk ke Tanah Air, ujarnya bagaimana visi Indonesia Emas Tahun 2045 bisa tercapai.

“Karena syarat menjadi negara dominan adalah pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen dan stabilitas keamanan dan ketertiban. Kalau barang-barang ini masuk terus, UMKM dan industri kita turun, makin banyak pengangguran,” tegasnya.

BACA JUGA: Sandi Uno: Larangan Impor Barang Bekas Buka Peluang Kreativitas UMKM

“Dan dampaknya juga kepada stabilitas keamanan juga, karena masalahnya akan lari dengan perut,” kata Kabareskrim menambahkan. Tercatat satu ballpres pakaian bekas setara dengan berat 100 kilogram.

Wahyu mengatakan, penyitaan tersebut bagian dari penegakan hukum dan menjadi komitmen Polri. Terutama untuk mendukung upaya yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dan Satgas Importasi Ilegal untuk menyelesaikan permasalahan bersama.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara