BANDUNG,TM.ID: Viking Persib Club (VPC) mulai menyiapkan rencana guna membangun ekosistem suporter sepak bola di tengah melejitnya bisnis di Indonesia. Salah satu cara dalam mewujudkan rencana tersebut ialah, VPC melakukan pertemuan dengan Menteri Koperasi & UKM Republik Indonesia, Teten Masduki pada Kamis, 5 Oktober 2023.
Pertemuan yang dihadiri langsung oleh ketua umum VPC, Tobias Ginanjar Sayidina beserta jajaran pengurus lainnya tersebut membahas banyak aspek dalam mengembangkan potensi suporter sepak bola. Salah satu yang dibahas ialah perihal kemampuan suporter dalam mempertahankan ekosistem bisnis.
Dari pembahasan tersebut, ada banyak cara yang bisa dipilih suporter sepak bola untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Seperti diantaranya dari sisi hiburan, food and baverage, dan apparel atau merchandise serta dukungan dari sponsorship hingga CSR.
Untuk dari sisi hiburan, pembahasan tersebut meliputi beberapa poin penting seperti menjalankan podcast, YouTube channel, hingga menggelar acara hiburan. Sedangkan dari sisi food and baverage, suporter bisa berdaya lewat kedai hingga restoran. Dari sisi apparel atau merchandise, suporter bisa membuka konveksi hingga toko pakaian atau atribut nyetadion.
“Viking Persib Club saat ini sedang menyiapkan masterplan untuk pengembangan UMKM Suporter, terutama yang dimiliki oleh anggota & Distrik Viking Persib Club, agar terciptanya supply chain dalam ekosistem bisnis suporter, bisa bersaing di kancah industri nasional maupun internasional & memiliki pola pikir bisnis berkelanjutan atau business sustainability. Kemudian para UMKM tersebut akan bernaung dalam satu Koperasi Viking Persib Club,” tulis VPC dalam cuitannya di media sosial.
BACA JUGA: Jelang Laga, Persib Bandung Waspadai Duo Brazil Persebaya
Perlu diketahui sebelumnya, ini juga selaras dengan tujuan PSSI yang ingin mengembangkan ekosistem industri sepak bola di Indonesia. Apalagi sepak bola di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang cukup besar di setiap tahunnya.
Tingginya pertumbuhan angka UMKM di Indonesia juga diprediksi akan terus bertambah. Hal itu terlihat dengan tingginya geliat pasar yang ditunjang dengan kemajuan teknologi serta berkembangnya potensi sumber daya manusia.
Selain itu pembahasan berlanjut mengenai hal yang negatif yang kerap terjadi di lapangang. Seperti kurang memahami perencanaan keuangan, kurangnya kesadaran dalam pengelolaan bisnis, hingga kurangnya keinginan untuk meningkatkan omset
VPC juga mengucapkan terima kasih kepada Menkop UKM, Teten Masduki beserta jajarannya yang sudah menerima kehadiran para pengurus VPC dengan hangat. VPC berharap pembahasan tersebut bisa menjadi bekal untuk seluruh distrik dan anggotanya demi mengembangkan potensi yang khususnya dimiliki Bobotoh.
“Terima kasih Bapak Menteri Koperasi & UKM Republik Indonesia Teten Masduki yang sudah bersedia menerima kedatangan kami & berdiskusi banyak hal terkait pengembangan ekosistem suporter di Indonesia.” tutup VPC.
(RF/Budis)