UEFA Ubah Aturan Liga Champions 2026/27, Liverpool dan Arsenal Kena Imbas

aturan baru Liga Champions
Ilustrasi. (dok. UEFA)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Liga Champions kembali menjadi sorotan lantaran UEFA kembali melakukan penyesuaian regulasi untuk menjawab kritik yang yang perlahan mengubah wajah kompetisi.

Musim lalu, format baru fase liga dengan 36 tim sempat digadang-gadang sebagai terobosan besar. Namun seiring berjalannya waktu, format itu memunculkan gelombang kritik.

Alasannya lantaran Jadwal semakin padat, beban pemain meningkat, dan sejumlah klub merasa sistem undian belum sepenuhnya adil.

Tidak Ada Lagi Tuan Rumah yang Sama Tiga Musim Berturut-turut

Mulai musim 2026/2027, UEFA menetapkan bahwa satu tim tidak boleh terus menjadi tuan rumah dalam pertemuan yang sama selama tiga musim beruntun di fase liga.

Aturan ini secara khusus menargetkan pola pertemuan berulang yang dinilai memberi keuntungan tidak langsung bagi klub tertentu.

Dengan kata lain, jika dua tim sudah bertemu dua kali berturut-turut dan salah satunya selalu bermain di kandang, maka pada musim ketiga, skenario itu akan otomatis diblokir oleh sistem undian UEFA.

Menariknya, aturan ini tidak diterapkan secara manual. UEFA mengandalkan perangkat lunak undian yang akan langsung mendeteksi dan menolak kemungkinan laga dengan status kandang berulang tersebut. Klub tidak bisa bernegosiasi, tidak bisa mengajukan keberatan, dan tidak ada celah kompromi.

Liverpool dan Arsenal Jadi Contoh Nyata

Liverpool dan Arsenal muncul sebagai contoh paling relevan dari aturan baru ini. Dalam dua musim terakhir, Liverpool selalu menjamu Real Madrid di Anfield dan meraih kemenangan.

Hal serupa terjadi pada pertemuan Inter Milan dengan Arsenal. Dua musim berturut-turut, Arsenal harus bertandang ke Giuseppe Meazza sebelum akhirnya mampu mencuri kemenangan pada pertemuan terbaru.

Dengan aturan baru, UEFA ingin memastikan situasi seperti ini tidak terus berulang. Jika Liverpool dan Real Madrid kembali dipertemukan, maka status kandang harus ditukar. Jika tidak memungkinkan, pertemuan tersebut tidak akan terjadi di fase liga.

Mengapa UEFA Merasa Perlu Turun Tangan?

Di balik kebijakan ini, UEFA membawa satu pesan utama: keseimbangan kompetisi. Dalam format fase liga yang padat, keuntungan kandang dianggap terlalu berpengaruh jika diberikan berulang kepada tim yang sama.

Selain itu, UEFA juga ingin menjaga variasi pertandingan. Liga Champions bukan hanya tentang siapa yang paling kuat, tetapi juga tentang pengalaman lintas stadion, lintas atmosfer, dan lintas kultur sepak bola Eropa.

Bagi penonton global, variasi ini menjadi nilai jual. Laga-laga besar tidak lagi terasa monoton karena terus berlangsung di stadion yang sama.

Format Baru Tetap Dipertahankan, Tapi Lebih Dikunci

Meski ada aturan tambahan, fondasi format fase liga tetap dipertahankan. Sebanyak 36 tim akan kembali bersaing, dibagi ke dalam empat pot berdasarkan koefisien UEFA.

Setiap klub memainkan delapan pertandingan, menghadapi dua tim dari masing-masing pot. Aturan lama seperti larangan bertemu klub dari negara yang sama serta batas maksimal dua lawan dari satu negara asing tetap berlaku.

Dengan tambahan pembatasan kandang ini, sistem undian menjadi semakin kompleks. Namun di situlah UEFA melihat nilai tambahnya: Liga Champions yang lebih adil, lebih tak terduga, dan lebih menuntut konsistensi.

Klub Inggris di Tengah Pusaran Perubahan

Perubahan regulasi ini datang di saat klub-klub Inggris kembali mendominasi papan atas. Arsenal tampil nyaris sempurna di fase liga, menyapu bersih tujuh pertandingan awal dan memastikan tiket ke babak gugur lebih awal.

Liverpool juga berada di jalur aman, meski persaingan di papan atas semakin ketat. Tottenham, Newcastle, dan Chelsea masih harus berjuang keras agar tidak terlempar ke zona play-off.

Sementara itu, Manchester City justru berada dalam situasi yang tidak ideal. Juara musim 2023 tersebut masih harus mengamankan kemenangan penting demi menghindari babak play-off dua leg yang berisiko.

Baca Juga:

Daftar 8 Tim Lolos Langsung ke 16 Besar Liga Champions: Arsenal Sempurna, Real Madrid Memalukan

Liga Champions yang Terus Berevolusi

Aturan baru ini mungkin tidak langsung terasa musim depan. Namun, dalam jangka panjang, dampaknya bisa signifikan. Klub tidak lagi bisa berharap pada keuntungan kandang berulang, dan strategi menghadapi undian menjadi lebih krusial.

Liga Champions perlahan berubah menjadi kompetisi yang tidak hanya menguji kualitas skuad, tetapi juga daya tahan, kecerdikan taktik, dan kesiapan bermain di mana pun.

UEFA tampaknya ingin memastikan satu hal: di Liga Champions era baru, tidak ada lagi jalan pintas menuju kejayaan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...