Teknik Telunjuk “Sakti” Naomi RRQ Bermain Mobile Legend

gamer
Naomi roamer untuk tim RRQ. (Foto: Game-ClubTV)

Bagikan

JAKARTA,TM.ID: Posisi menggenggam smartphone saat bermain game seringkali menjadi salah satu aspek yang disepelekan oleh para gamer. Namun, bagi beberapa orang, terutama pro player tertentu, mereka memiliki tabiat unik dalam memegang smartphone demi menyesuaikan kenyamanan dan kelincahan jemari pengguna.

Dalam artikel ini, kami akan membahas berbagai teknik menggenggam smartphone yang umum digunakan oleh para gamer, khususnya dalam permainan mobile seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) atau game Battle Royale.

Posisi Tangan Gamer Normal

Secara umum, posisi tangan gamer saat bermain game mobile melibatkan kedua tangan untuk menopang beban perangkat. Jempol tangan kiri digunakan untuk navigasi, seperti mengontrol pergerakan karakter, sedangkan jempol tangan kanan bertugas untuk tombol perintah, seperti ikon serang atau skill untuk game MOBA. Sementara itu, telunjuk tangan biasanya digunakan untuk menggeser peta atau membuka menu informasi.

Menggunakan Telunjuk sebagai Pengganti Jempol

Namun, ada juga sejumlah gamer yang memiliki gaya permainan unik dengan menggunakan telunjuk sebagai pengganti jempol. Teknik ini lebih umum digunakan dalam permainan Battle Royale karena adanya lebih banyak tombol dan ikon yang perlu ditekan di layar. Namun, teknik ini juga bisa diterapkan dalam game MOBA seperti MLBB.

Salah satu contoh pemain yang menggunakan teknik telunjuk ini adalah Naomi dari Myanmar, yang baru saja menjadi roamer untuk tim RRQ. Naomi bukan satu-satunya pemain yang mengadopsi teknik ini, mantan rekan timnya di Falcon juga menggunakan teknik serupa. Menurut Naomi, mengganti jempol dengan telunjuk meningkatkan presisi dalam menggunakan skill yang membutuhkan akurasi tinggi, seperti Arrow Selena atau Iron Hook dari Franco.

“Sebenarnya, bermain dengan menggunakan telunjuk (untuk skill dan basic attack) tidak membuat kita bermain lebih cepat, tapi dapat membuat penempatan skill lebih akurat,” jelas Naomi melansir Esports.ID, (31/7/2023).

Hal ini cukup masuk akal mengingat daya jangkau dan manuver dari telunjuk lebih luas dan panjang ketimbang jempol. Namun, bagi pemain yang tidak terbiasa, mungkin akan sulit menahan berat smartphone hanya dengan jari manis dan kelingking, terutama jika bermain dalam durasi lama.

Kelebihan dan Kekurangan Posisi Menggenggam Smartphone dengan Telunjuk

Kelebihan:

  1. Presisi yang Lebih Tinggi: Menggunakan telunjuk dapat memberikan presisi yang lebih tinggi dalam menargetkan skill atau serangan tertentu. Hal ini sangat penting dalam permainan yang memerlukan timing yang tepat, seperti memukul musuh dalam jarak yang jauh.
  2. Daya Jangkau yang Lebih Luas: Telunjuk memiliki daya jangkau yang lebih luas daripada jempol, memungkinkan pemain untuk dengan mudah menjangkau berbagai tombol dan ikon di layar.
  3. Responsif terhadap Perubahan: Dalam permainan yang membutuhkan pergerakan cepat dan multitasking, teknik menggenggam dengan telunjuk dapat lebih responsif terhadap perubahan situasi.

Kekurangan:

  1. Kebutuhan Penyesuaian: Menggunakan teknik telunjuk memerlukan penyesuaian dan latihan khusus bagi pemain yang terbiasa dengan posisi menggenggam smartphone konvensional.
  2. Kenyamanan: Bagi beberapa orang, posisi menggenggam dengan telunjuk mungkin tidak nyaman atau terasa kaku, terutama saat bermain dalam waktu yang lama.
  3. Keterbatasan pada Smartphone dengan Layar Kecil: Teknik ini mungkin lebih cocok untuk smartphone dengan layar yang lebih besar, sehingga memudahkan penggunaan telunjuk pada layar yang lebih luas.

 

Dalam dunia permainan mobile yang semakin kompetitif, pemilihan posisi menggenggam smartphone dapat mempengaruhi kinerja dan kemenangan seorang pemain. Menggunakan telunjuk sebagai pengganti jempol adalah salah satu teknik yang dapat meningkatkan presisi dalam penggunaan skill dan serangan, terutama bagi pemain yang mengutamakan akurasi.

Namun, tidak semua pemain akan merasa nyaman dengan teknik ini, dan latihan yang konsisten diperlukan untuk menguasainya. Sebagai seorang gamer, cobalah berbagai posisi menggenggam yang berbeda dan pilihlah yang paling sesuai dengan kenyamanan dan gaya bermain Anda.

Bagi pemain pro seperti Naomi, teknik menggenggam dengan telunjuk dapat menjadi keuntungan tambahan untuk meraih kemenangan. Namun, bagi pemain biasa, yang penting adalah menemukan posisi menggenggam yang memungkinkan Anda bermain dengan nyaman dan efisien.

Terlepas dari posisi menggenggam yang Anda pilih, yang paling penting adalah tetap bersenang-senang dan menikmati permainan. Jadi, apakah Anda tim main MLBB pakai jempol atau telunjuk? Pilihan ada di tangan Anda!

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
highway hypnosis
Sering Mengintai Saat Mudik, Apa Itu Highway Hypnosis?
Anime Devil May Cry
Anime Devil May Cry Resmi Tayang di Netflix, Penantian 7 Tahun Terbayar
Bidaah
Drama Web Malaysia ‘Bidaah’ Jadi Perbincangan, Angkat Tema Sekte Keagamaan
Red Sparks
Red Sparks Kandas di Final, Pelatih Ko Hee-jin Tegaskan Tak Akan Menyerah
ruu kuhap
Koalisi Masyarakat Sipil Minta Pembaruan RUU KUHAP Jangan Buru-buru, Ingatkan Pelanggaran HAM!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Daihatsu akan Pindah ke Toyota Tahun 2025, Benarkah?

4

Nelayan RI Sugiyanto di Korsel Diangkat Jadi Duta Pekerja Migran

5

Viral! Desa di Klaten Beri THR Rp200 Ribu per Warga, Termasuk Bayi
Headline
arus balik
Waspada Pemudik ke Jakarta, Korlantas Ungkap Perkiraan Arus Balik Mudik 2025
Korsel Segera Gelar Pemilu Setelah Presiden Yoon Resmi Dicopot
Korsel Segera Gelar Pemilu Setelah Presiden Yoon Resmi Dicopot
Aturan Baru Polri untuk Jurnalis Asing Dinilai Bisa Hambat Kebebasan Pers!
Aturan Baru Polri untuk Jurnalis Asing Dinilai Bisa Hambat Kebebasan Pers!
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pemancing, Berjarak 10 Km Dari Lokasi Hilang

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.