Takluk Atas Dewa United, Pelatih PSIS Semarang Tetap Puji Kinerja Anak Asuhnya

Pelatih PSIS Semarang Tetap Puji Kinerja Anak Asuhnya
Ahmad Nufiandhani Sukses Melepaskan Umpan Usai Berduel Dengan Fernandinho. (RF/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius tetap memberi pujian atas kerja keras anak asuhnya di laga kontra Dewa United dalam lanjutan pekan ke-4 Liga 1 2024/2025. Menurut Gilbert Agius, PSIS Semarang sudah menampilkan permainan terbaik, meski secara hasil harus menjadi milik Dewa United.

Laga Dewa United versus PSIS Semarang berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk kemenangan tim Tangsel Warior. Taisei Marukawa berhasil menjadi pahlawan kemenangan Dewa United di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung pada Rabu, 11 September 2024.

Gilbert Agius menerangkan, pertandingan ini berjalan sangat ketat dan cenderung lambat karena kedua tim mampu menunjukan kedisiplinan yang tinggi. Kedua tim juga sama-sama memiliki sejumlah peluang yang sempat membuat gaduh area pertahanan.

“Opini tentang pertandingan hari ini saya menilai pertandingan hari ini seperti pertandingan yang berimbang 50:50, kedua tim sama sama menampilkan permainan yang terbaik,” buka Gilbert kepada awak media.

Terutama di babak kedua, Gilbert merasa peluang seakan datang terus menerus dan itu cukup berdampak terhadap level kepercayaan diri anak asuhnya. Namun banyaknya jumlah peluang yang gagal dikemas menjadi gol justru berubah menjadi tekanan.

“Di babak kedua kita menciptakan banyak sekaligus peluang, tapi kita tidak bisa mengonveriskan itu menjadi gol,” ujar mantan pemain jebolan Liga Italia itu.

Situasi ini, jelas dinilai pelatih asal Malta itu menjadi keuntungan bagi Dewa United terlihat lebih mudah dalam mengantisipasi datangnya bola. Ia pun mengucapkan selamat kepada tim Dewa United yang sukses meraih kemenangan atas timnya.

“Terus kemudian selamat Dewa United atas kemenangannya dan kita menetap pertandingan kedepannya mungkin bisa menjadi pertandingan lebih berat dari hari ini,” ujar pelatih berusia 50 tahun itu.

BACA JUGA: Tiket Persib vs PSIS Semarang Mulai Dijual, Jangan Kehabisan!

Senada dengan Gilbert, pemain PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga menilai timnya terlalu sering melakukan kesalahan di laga kali ini. Ia berharap kekalahan ini menjadi pelajaran agar PSIS bisa memetik poin penuh atas Persib Bandung di pertandingan selanjutnya.

“Kalau dari sisi pemain gak banyak, karena kita melakukan kesalahan sendiri yang membuat dewa bisa memanfaatkannya jadi selamat untuk dewa, kami akan memperbaiki untuk pertandingan berikutnya.” tutup Dewa.

 

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
Polri di Bawah TNI dan Kemendagri
2.373 Personel Gabungan Amankan Indonesia vs Malaysia di GBK, Pengamanan Diperketat
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
bank bjb UPI
bank bjb dan UPI Berkolaborasi Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat