Tabrak Tembok Vila di Kampung Toga Sumedang Pemotor Tewas

Sepeda motor menabrak vila
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kecelakaan tunggal, sebuah sepeda motor menabrak pagar tembok vila saat melaju di jalan menurun, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat. Insiden ini terjadi di jalur wisata Kampung Toga, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (31/5/2025).

Sepeda motor bernomor polisi D 5854 HJ yang dikendarai dua perempuan diduga mengalami rem blong saat melewati jalan menurun dan tikungan tajam setelah berwisata dari kawasan Toga Hill.

Saksi mata, Asep Supriatna, yang merupakan warga setempat, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi secara mendadak dan membuat warga yang berjaga di sekitar lokasi terkejut.

“Pas saya lihat, mereka sudah terkapar dan tidak sadarkan diri. Banyak anak-anak juga tidak berani menolong,” ujarnya, dikutip Minggu (1/6/2025).

Di lokasi kecelakaan ditemukan sobekan tiket masuk wisata, yang mengindikasikan bahwa korban baru saja meninggalkan kawasan wisata Toga Hill, Sumedang.

Petugas medis segera mengevakuasi kedua korban dengan menggunakan dua unit ambulans menuju RSUD Umar Wirahadikusumah, Sumedang.

Kedua korban diketahui bernama:

1. Ira Yulianti (24), warga Desa Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kabupaten Bandung, yang meninggal dunia saat dalam penanganan medis.

2. Henny Mutiasari (24), warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, yang mengalami luka berat pada bagian kepala.

Baca Juga:

Kecelakaan Tunggal, Truk Terbalik di Tol Padaleunyi KM 119

Pemudik Asal Bandung Alami Kecelakaan Tunggal di Salawu

Korban bernama Ira Yulianti dinyatakan meninggal dunia ketika sedang mendapat penanganan di rumah sakit. Jenazahnya telah dipindahkan ke ruang pemulasaraan untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Peristiwa kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa dugaan rem blong sebagai faktor utama dalam insiden tersebut.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City