Salat Jumat Tetap Dianjurkan Meski Bertepatan dengan Idulfitri

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam perjalanan kalender hijriah, terkadang hari raya Idulfitri atau Iduladha bertepatan dengan hari Jumat. Kondisi ini sesekali menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah setelah melaksanakan salat Id pada pagi hari seseorang masih berkewajiban menghadiri salat Jumat?

Di kalangan warga Muhammadiyah, pandangan yang dianjurkan adalah tetap melaksanakan salat Jumat walaupun hari tersebut bertepatan dengan hari raya. Pandangan ini lahir dari upaya memahami keseluruhan hadis secara komprehensif, tidak hanya mengambil satu riwayat secara parsial.

Memang terdapat beberapa hadis yang memberi kesan adanya keringanan untuk tidak menghadiri salat Jumat bagi orang yang telah melaksanakan salat Id. Namun sebagian riwayat tersebut dinilai lemah oleh para ulama hadis.

Misalnya hadis riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah dari Ilyas bin Abi Ramlah yang dinilai lemah karena terdapat perawi yang tidak dikenal. Ada pula hadis yang dinilai sebagai hadis mursal, seperti riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah.

Di samping itu terdapat hadis yang dinilai sahih yang menceritakan peristiwa pada masa sahabat. Hadis tersebut diriwayatkan oleh an-Nasa’i dan Abu Dawud dari Wahb bin Kaisan:

حَدَّثَنِي وَهْبُ بْنُ كَيْسَانَ، قَالَ: اجْتَمَعَ عِيدَانِ عَلَى عَهْدِ ابْنِ الزُّبَيْرِ فَأَخَّرَ الْخُرُوجَ حَتَّى تَعَالَى النَّهَارُ، ثُمَّ خَرَجَ فَخَطَبَ فَأَطَالَ الْخُطْبَةَ، ثُمَّ نَزَلَ فَصَلَّى وَلَمْ يُصَلِّ لِلنَّاسِ يَوْمَئِذٍ الْجُمُعَةَ، فَذُكِرَ ذَلِكَ لِابْنِ عَبَّاسٍ فَقَالَ: أَصَابَ السُّنَّةَ

“Wahb bin Kaisan berkata: Pernah bertepatan dua hari raya pada masa Ibnu Zubair. Ia menunda keluar hingga matahari meninggi. Kemudian ia keluar lalu berkhutbah panjang, kemudian turun dan melaksanakan salat. Pada hari itu ia tidak melaksanakan salat Jumat bagi masyarakat. Hal itu kemudian diceritakan kepada Ibnu Abbas, lalu ia berkata: ‘Perbuatannya itu sesuai dengan sunnah.’” (HR. an-Nasa’i dan Abu Dawud).

Sekilas, hadis tersebut memberi kesan bahwa ketika hari raya bertepatan dengan hari Jumat maka salat Jumat tidak perlu dilaksanakan lagi. Namun pemahaman terhadap hadis ini tidak dapat dilepaskan dari riwayat lain yang menjelaskan praktik Nabi Saw secara lebih jelas.

Terdapat hadis lain yang diriwayatkan dari Nu‘man bin Basyir ra:

عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ، وَفِي الْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ، قَالَ: وَإِذَا اجْتَمَعَ الْعِيدُ وَالْجُمُعَةُ فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ يَقْرَأُ بِهِمَا أَيْضًا فِي الصَّلَاتَيْنِ

“Dari Nu‘man bin Basyir ia berkata: Rasulullah Saw biasa membaca pada salat dua hari raya dan pada salat Jumat surat Sabbihisma Rabbikal A‘la dan Hal Ataka Haditsul Ghasyiyah. Apabila hari raya dan hari Jumat berkumpul pada satu hari, beliau juga membaca kedua surat itu pada kedua salat tersebut.” (HR. Muslim).

Hadis ini memberikan isyarat penting bahwa Nabi Saw tetap melaksanakan salat Jumat meskipun hari itu bertepatan dengan hari raya. Jika salat Jumat tidak dilaksanakan, tentu tidak akan disebutkan bacaan yang dibaca Nabi pada kedua salat tersebut.

Oleh karena itu, Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah memahami bahwa Nabi Saw tetap melaksanakan dua ibadah tersebut: salat Id pada pagi hari dan salat Jumat pada siang hari. Adapun riwayat yang memberikan keringanan dipahami sebagai rukhsah (dispensasi) bagi orang-orang yang tinggal jauh dari pusat kota atau tempat pelaksanaan salat.

Pada masa itu, tempat pelaksanaan salat Id berada di luar kota sehingga orang-orang yang tinggal jauh harus menempuh perjalanan panjang. Apabila mereka harus kembali lagi untuk menghadiri salat Jumat, tentu akan menimbulkan kesulitan dan kepayahan.

Dari pemahaman ini menjadi jelas bahwa keringanan tersebut bersifat khusus bagi mereka yang mengalami kesulitan karena jarak. Sedangkan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kota dan mudah menjangkau masjid, anjuran untuk melaksanakan salat Jumat tetap berlaku.

Atas dasar itu, Majelis Tarjih menyimpulkan bahwa ketika hari raya bertepatan dengan hari Jumat, Nabi Saw tetap melaksanakan salat Id dan juga salat Jumat. Karena itu, warga Muhammadiyah dianjurkan untuk tetap menghadiri salat Jumat setelah melaksanakan salat Id pada pagi hari, terutama di masjid-masjid yang mudah dijangkau.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...