BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Winger lincah Persib Bandung, Ryan Kurnia memastikan tak akan melakukan perayaan secara berlebihan pada Hari Raya Idul Fitri kali ini. Salah satunya ialah mengurangi makanan berminyak yang kerap disajikan pada waktu Lebaran.
Ya, waktu Lebaran memang menjadi momen yang dinantikan bagi hampir sebagian besar masyarakat Indonesia. Pasalnya di hari itu, sebagian besar masyarkata Indonesia turut merayakannya dengan cara berkumpul keluarga sambil menikmati hidangan ala Lebaran.
Dari mulai opor, gulai, hingga sambal goreng kentang kerap tersaji di meja makan. Namun hidangan tersebut tidak bisa dinikmati semua kalangan, termasuk para pesepakbola karena dapat menghambat performanya ketika bertanding.
Ryan Kurnia menjelaskan, hidangan khas Lebaran memang selalu menjadi daya tarik tersendiri. Semua menunya memiliki cita rasa yang otentik dan sangat cocok dihidangkan di Hari Raya Idul Fitri. Ia pun meyakini setiap keluarga memiliki hidangan andalan di rumahnya masing-masing.
Namun sebagai pesepakbola, Ryan sadar bahwa hidangan tersebut dapat memberi efek negatif bagi tubuhnya. Apalagi kandungan minyak di dalamnya bisa menghambat pencernaan karena terlalu lama diurai oleh tubuh. Sehingga ia lebih selektif dalam menyantap hidangan khas Lebaran kali ini.
“Buat makanan kalau saya sendiri paling mengurangi yang minyak-minyak aja sih. Jaga juga.” ujar Ryan Kurnia kepada awak media.
BACA JUGA:
Kabar Buruk Menimpa Persib, Striker Andalannya Kembali Cedera
Setelah Absen Lama, Bojan Hodak Akhirnya Kembali Pimpin Latihan Persib
Pada Lebaran kali ini, Ryan pun memilih tak pulang kampung ke Bogor. Ia justru memilih tinggal di Bandung bersama keluarga dari sang istri tercinta. Terlebih pada libur sebelumnya, ia menghabiskan waktu di Bogor dan waktu libur keli ini giliran di Bandung.
“Kalau Ryan sendiri bareng keluarga tahun ini sih jadwalnya lebaran di Bandung. Jadi pas kemarin libur itu saya lamanya di Bogor jadi lebaran di sini sama keluarga di Bandung,” beber Ryan.
Selama di Bandung juga, Ryan tak lupa dengan tugasnya untuk menjaga level kebugaran agar tetap prima. Pria asal Cileungsi itu pun berencana akan tetap berlatih secara mandiri agar level fisiknya tidak terlalu merosot ketika kembali jalani sesi latihan.
“Paling individu aja sih, paling ngegym atau jaga kondisi di sore atau jogging.” tutup Ryan.
(RF/Usk)