Rekrutmen PPPK, DPR: Hapus Linearitas Jurusan Pendidikan dan Sistem CAT!

rekrutmen ASN baru 2024
Ilustrasi: Rekrutmen ASN baru 2024 Kaupaten Bandung. (Foto: Humas Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

PEKANBARU,TM.ID: Komisi II DPR RI menilai adanya beberapa hal yang harus dihapus dalam proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Lineritas jurusan pendidikan terhadap formasi jabatan dan sistem CAT menjadi bagian dari proses seleksi penerimaan PPPK.

Linieritas jurusan pendidikan terhadap formasi jabatan merupakan kesesuaian antara bidang studi atau program studi pada ijazah dengan bidang tugas atau kompetensi yang dibutuhkan oleh jabatan fungsional.

Sementara sistem CAT adalah sistem seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan lulusan yang memenuhi standar minimal kompetensi.

Anggota Komisi II DPR RI, Hugua, menegaskan bahwa linearitas jurusan pendidikan terhadap formasi jabatan dan sistem CAT harus dihapus dari syarat menjadi PPPK.

Hugua menegaskan, dalam rekrutmen CASN pasca revisi UU ASN, pemerintah tidak boleh parsial dalam membahas peraturan tersebut.

Adapun salah satu tujuan dari revisi Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 itu adalah menyelesaikan isu tenaga honorer agar memperoleh status yang pasti.

Untuk itu Hugua mengingatkan pemerintah agar pembahasan sekaligus penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunan dari UU ASN, harus melibatkan seluruh stakeholder.

Menurutnya, UU ASN Nomor 20 Tahun 2023 sebetulnya salah satu poin penting soal masalah honorer, tetapi tidak serta merta berlaku dalam implementasi pelaksanaannya karena masih menunggu PP-nya.

BACA JUGA: Terkait ASN PPPK, Bupati Bandung Jelaskan Soal Manajemen Talenta

“Kami tegaskan pemerintah harus ajak lembaga-lembaga penting, jangan parsial hanya mengambil sudut pemerintah sendiri saja,” tegas Hugua seusai mengikuti Kunjungan Kerja Komisi II DPR di Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (1/12/2023), sebagaimana dilansir Parlementaria.

Politisi Fraksi PDIP ini menyoroti soal tahapan rekrutmen PPPK, di mana ia menilai seharusnya linearitas jurusan pendidikan terhadap formasi jabatan dan sistem CAT perlu dihapus dari syarat menjadi PPPK.

Pasalnya, jelas Hugua, waktu pengabdian perlu menjadi prioritas utama untuk mempertimbangkan tenaga honorer menjadi PPPK.

Oleh karena itu, ia mendorong afirmasi ini dimasukan dalam PP Turunan UU ASN.

“Seharusnya diberikan kesempatan kepada semua tenaga-tenaga honorer terutama itu bisa kita selesaikan dan mereka justru bisa mendapatkan perlakuan yang manusiawi dari negara,” tegasnya.

Ia menegaskan kembali, perekrutan PPPK tidak bisa dibatasi oleh linearitas pendidikan dan sistem CAT.

Dengan demikian, rekrutmen lintas pendidikan dan pengalaman harus diwujudkan dalam rekrutmen PPPK mendatang, yang perlu dicantumkan dalam PP Turunan UU ASN.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...