BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Proses klaim ulang akun Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) berlangsung mulai hari ini, Senin (29/7/2024).
Setelah beberapa situs pemerintah yang telah mengalami peretasan termasuk layanan milik Kemendikbudristek, mahasiswa yang sudah mendaftar KIP Kuliah, harus klaim ulang akun kartu ini.
Kemendikbudristek menegaskan proses seleksi penerima KIP Kuliah akan tetap berjalan dan memastikan tidak ada mahasiswa baru yang kehilangan hak untuk mengikuti seleksi.
Cara Klaim Ulang Akun KIP Kuliah 2024
Berikut ini adalah cara untuk klaim ulang akun KIP Kuliah 2024, bagi mahasiswa yang sebelum terjadi peretasan pernah mendaftar KIP Kuliah 2024.
- Kunjungi laman resmi KIP Kuliah di kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
- Klaim akun dengan login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang telah Anda daftarkan sebelumnya.
- Periksa ulang data diri dan dokumen KIP yang ada.
- Unggah kembali dokumen dan data pendukung untuk pendaftaran KIP Kuliah.
Bagi mahasiswa baru yang belum pernah mendaftar, dapat mendaftar akun KIP mulai dari 29 Juli hingga 31 Oktober 2024.
Dokumen yang Perlu Diunggah Ulang
Sesuai dengan petunjuk teknis KIP Kuliah 2024, terdapat beberapa dokumen yang perlu Anda unggah ulang saat proses klaim ulang. Dokumen tersebut meliputi:
- Bukti pendaftaran KIP Kuliah Merdeka
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
- Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
- Foto pribadi terbaru
- Foto lengkap keluarga
- Foto rumah tampak depan
- Surat Keterangan Penghasilan dari kedua orang tua
- Surat Keterangan Tidak Mampu atau terdaftar di DTKS
- SPPT Pembayaran PBB
- Struk Pembayaran Listrik
- Kartu KIP/KKS/PKH (jika ada)
- Sertifikat Prestasi (jika ada)
BACA JUGA: Daftar PTN yang Menerima KIP Kuliah Jalur Mandiri 2024
Perlu dicatat, daftar dokumen pada proses klaim ulang akun KIP Kuliah ini ialah gambaran besar dan bisa berubah.
Oleh karena itu, mahasiswa harus periksa kembali dashbor akun KIP masing-masing, untuk memastikan dokumen yang terupload sudah sesuai atau belum.
(Virdiya/Budis)