Persib Dapat Sanksi dan Denda Dari Komdis PSSI, Bojan Hodak: Apakah Klub Yang Harus Membayar Ini?

Persib Dapat Sanksi dan Denda Dari Komdis PSSI
Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers Mencoba Mempersempit Ruang Gerak Pemain Persija, Maciej Gajos. (Dok. Persija)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pertanyaan besar diungkapkan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak usai timnya mendapatkan sanksi dan denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Bojan Hodak mempertanyakan kelayakan Persib untuk membayar denda tersebut, mengingat pelanggaran bukan dilakukan oleh klub.

Meski mempertanyakan, Bojan Hodak menjelaskan keputusan Komdis PSSI ini harus tetap dihormati karena adanya pelanggaran kode disiplin di akhir pertandingan Persib versus Persija. Namun yang perlu dicermati ialah siapa pihak yang melakukan pelanggaran tersebut.

“Saya tahu, saya tidak bisa mengubahnya. Kini yang menjadi pertanyaan, siapa yang membayar dendanya? Seseorang bicara kamu harus membeli pemain lebih baik . Saya tidak punya budget karena harus membayar denda. Jadi siapa yang seharusnya membayar denda ini, klub lagi,” ujar Bojan.

Seperti yang sudah diketahui, Persib mendapat sanksi dari Komdis PSSI berupa larangan menggelar pertandingan dengan penonton sampai paruh musim dan denda sebesar Rp. 295 juta. Rincian sanksi tersebut dibagi ke dalam dua kategori, yakni pengosongan tribun di dua laga kandang, dan pengosongan tribun selatan dan utara sebanyak tiga pertandingan.

Bojan menambahkan, kelayakan Persib membayar denda tersebut. Karena menurut pandangannya Persib sudah melakukan upaya secara maksimal dalam menciptakan kondusifitas pertandingan. Bojan merasa ada pihak yang lebih layak membayar denda tersebut ketimbang Persib.

“Apakah seharusnya klub yang membayar ini? tidak. Ada 50 orang berlari di lapangan, apakah mereka membayar dendanya?.” tambah Bojan.

Disinggung soal sanksi tanpa penonton, pelatih asal Kroasia itu merasa cukup berat. Sebab, keberadaan suporter di dalam sebuah pertandingan amatlah penting dalam memacu semangat pemain. Tentu ia sangat berharap penonton bisa hadir dan memberi dampak besar terhadap timnya.

Ia pun beranggapan, sanksi ini dilakukan kelompok kecil yang dampaknya harus dirasakan semua suporter. Padahal kelompok yang lebih besar sudah menunjukan sikap dewasa dan menjaga kondusifitas pertandingan tersebut.

“Tentu lebih baik jika mereka berada di stadion tapi sekarang anda lihat apa yang terjadi. Ini ada grup kecil yang membuat klub dihukum yang mana 95 persen penonton lainnya bersikap baik,” imbuh Bojan.

BACA JUGA: Akademi Persib Putri Sabet Trofi Juara di BWL U-17

Bojan juga menilai tindakan ini perlu mendapat perhatian khusus agar suporter mendapat edukasi. Sebab, perilaku ini memberi dampak besar dan harus segera ditangani agar kejadian tersebut tak terulang kembali.

“Mereka menikmati pertandingan dan mendukung klub, tapi ada beberapa anak muda yang tidak berpikir lebih dulu dan membuat kesalahan dan sisanya kini harus menderita. Jadi menurut saya terkadang fans harus diedukasi.” tutupnya.

 

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

5

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...